Student Education ke Malaysia, Para Siswa Ini Suguhkan Atraksi Tapak Suci dan Olah Vokal

0
370
Annisa Alkahfi menampilkan Seni beladiri Tapak Suci disaksikan siswa SIKL. (Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Ada banyak manfaat yang bisa dipetik dari agenda kunjungan pendidikan ke luar negeri. Mulai penanaman karakter kemandirian, tanggung jawab, belajar budaya baru, hingga menemukan inspirasi baru. Itulah tujuan yang diraih SD Muhammadiyah 18 Surabaya lewat agenda Program for International Student Education (PISE) di Malaysia yang diikuti 32 peserta pada Rabu-Jumat (19-21 Februari 2020).

Koordinator PISE SD Muhammadiyah 18 Surabaya Ach. Barizi SPd menyampaikan, ada beragam kegiatan yang dilakukan siswa-siswi selama berada di Malaysia. Di antaranya, melakukan kunjungan ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia, International Islamic University Malaysia (IIUM), dan Pusat Sains Negara Malaysia.

Ada beberapa tujuan yang dicapai dalam agenda PISE ini. ”Di antaranya, penanaman karakter kemandirian, tanggung jawab, siswa bisa belajar budaya luar, serta mendapat pengetahuan yang baru tentang dunia internasional,” ujar Barizi.

Dalam kunjungannya ke SIKL, siswa-siswi SD Muhammadiyah 18 Surabaya juga sempat menampilkan bakat mereka. Salah satunya seni bela diri Tapak Suci oleh ananda Annisa Alkahfi, Virgianty Nur Anggraeni, Kun Fayakun, dan Safina Cinta serta seni olah vokal dari ananda Reyna Anindya Nararya.

Peserta PISE Di KBRI Malaysia.

Selain menampilkan bakat, mereka mendapat kesempatan bermain basket bersama siswa SIKL di lapangan sekolah.

Virgianty Nur Anggraeni menyampaikan cerita lucunya saat di SIKL. Dia sangat senang bisa unjuk bakat seni bela diri Tapak Suci walau sempat nervous hingga menangis karena seragam lengkap Tapak Suci-nya ketinggalan di dalam bus.

Dalam kunjungan ke KBRI, rombongan siswa-siswi SD Muhammadiyah 18 Surabaya diterima langsung oleh Atase Pendidikan dan Kebudayaan Mokhammad Farid Ma’ruf PhD. Lalu, Jasmine Sazkia Dinanty berkesempatan menampilkan bakatnya dengan penampilan tartil Qur’an sebagai pembuka acara.

Dalam sambutannya, Mokhammad Farid Ma’ruf PhD mengaku senang dikunjungi anak-anak Indonesia. “Saya merasa senang dikunjungi anak-anak Indonesia. Seolah bertemu dengan saudara sendiri di negeri orang lain. Saya juga bangga karena seusia anak SD sudah berani melakukan perjalanan internasional tanpa orang tua,” ungkapnya dengan mengacungkan jempolnya kepada peserta.

Lebih lanjut, dia menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak sekolah karena sudah membantu menyosialisasikan budaya Indonesia kepada masyarakat Malaysia.

Kepala SD Muhammadiyah 18 Surabaya Cahyo Iswahyudi SPd saat ditemui di ruangannya (24/2) juga menyampaikan terima kasih kepada semua wali murid yang telah memercayakan putra -putrinya selama tiga hari kepada sekolah untuk mengikuti agenda PISE ke Malaysia. “Semoga ilmu dan wawasan yang didapatkan selama di Malaysia bermanfaat serta anak-anak lebih mandiri dan bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya,” ujarnya. (Izzy/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here