Suguhkan 5 Co-Working Space, UMSurabaya Bentuk Generasi Inovatif di Era Revolusi Industri 4.0

0
258
Sumringah: DR. dr. Sukadiono, MM Rektor UMSurabaya (ketiga dari kiri) bersama Dr. K.H. Sa'ad Ibrahim, MA Ketua PWM Jatim saat peresmian program. (Foto: Budi)

KLIKMU.CO – Sebagai kampus yang selalu merespon perubahan global dan terbuka dalam berbagai macam perkembangan zaman, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) merespons revolusi industri 4.0 dengan mendirikan UMSurabaya Creative Space (UCS).

Menurut Dr. dr. Sukadiono, MM. Rektor UMSurabaya, bahwa hadirnya UCS merupakan ikhtiar baru menghadirkan co-working dilingkungan kampus. Adalah sebuah wadah mahasiswa yang memiliki latar disiplin ilmu, hobi dan jenis bisnis berbeda, kendati dapat berkolaborasi saling sinergi antar disiplin ilmu tadi.

Lebih lanjut, kata Rektor, dimaksudkan sebagai program yang berorientasi memproduksi kreasi, inovasi, mahasiswa. Baik berupa pelatihan maupun short couse.

“Hal tersebut, sebagai respon perubahan masyarakat global, yang ditandai dengan revolusi industri 4.0,” tandasnya yang kini ditandai semakin massif dan berkembangnya teknologi dalam sendi-sendi kehidupan seperti bisnis, budaya kerja, dan berbagai macam aktivitas manusia.

Rektor menjelasjan, UCS UMSurabaya meliputi Co millenial: Design and Audio-Visual Space (yang berada di Gedung G Lantai-4).Kemudian, Litterate : Coffe and Bookstore (di Gedung F-Dasar), juga Asian Corner di Perpustakaan UMSurabaya, dan Technopreuner Space (di rooftop At-Tauhid Tower Lt.4).

“Semua Co-working space tersebut didesain dengan gambar dan ornamen yang futuristik dan visioner. Sehingga mahasiswa betah berlama-lama belajar,” ungkapnya di agenda Penutupan Milad ke 34 sekaligus launching UCS di Attauhid Tower lantai 13 UMSurabaya, Rabu (9/5) siang.

Rektor menegaskan, tidak ada pilihan lain jika ingin Indonesia maju, hendaknya melakukan perubahan.Baik perubahan pola pikir, cara kerja, model organisasi, produktivitas, disiplin nasional, juga inovasi.

Bagi Bendahara PWM Jatim ini, dengan UCS itu setidaknya berusaha ikut mendorong perubahan yang lebih produktif. Adanya wadah produktif juga sebagai tempat ekspresi menyalurkan bakat ide, gagasan. Dengan begitu, lanjut Rektor, waktu mahasiswa habis untuk hal positif.

Sementara itu, Mr. Jeffrey Hsiao General Direkctor Taipei Economic and Trade Office (TETO) dalam sambutannya berharap agar Asian Corner yang bekerjasama dengan pemerintahan Taiwan bisa menjadi bagian dari UCS yang dapat menjadi wadah komunikasi yang interactive antar negara dan pengembangan ilmu pengetauhan.

“Adanya ruang tersebut dapat dimanfaatkan mahasiswa sebagai wadah pertukaran kebudayaan,” katanya, seperti mengadakan acara Asian Culture Day dan Asian Summer Camp.

Turut hadir dalam acara tersebut, ABP Ria Damayanti, SH.,MM. BNNP Jawa Timur Mrs.Rosa Chan General Directur Taipei TETO, Dr.Saad Ibrahim Ketua PWM Jawa Timur. Hadir pula beberapa Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) lainnya, seperti Drs. H. Siap Sulthan Amien, MM., Prof. Djainuri, Ir. Tamhid Masyhudi, Drs. Nur Cholis Huda, M.Si. Hadir pula Dra. Siti Chandra Dalilah Ketua PW Aisyiyah Jatim, juga Drs. H. Syaifuddin Zaini PD Muhammadiyah Kota Surabaya. (Budi/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here