Surat Terbuka dari Seorang Ibu untuk Bangsa

0
285
Foto diambil dari yukepo.com

KLIKMU.CO

Oleh:Bunda Uzlifah*

Saudaraku sebangsa yang saya sayangi

Melihat tayangan di depan DPR saat ini, batin ini sangat bergejolak tontonan yang tidak terbayangkan sama sekali, tidak ada kelembutan apalagi kasih sayang.

Hati ini serasa mati, tidak bisa merasakan apa yang sebenarnya terjadi saking tidak percayanya melihat kejadian tersebut.
Masak iya anak harus bentrok dengan bapak sendiri.

Masak iya para generasi penerus bangsa harus baku hantam dan baku tembak dengan pengayom masyarakat , pengayom bangsa yang seharusnya menjadi tauladan dan pelindung mereka.

Dimana para pejabat saat ini, biasanya mereka memberi banyak wejangan, dimana para menteri yang biasanya berpidato panjang lebar. Juga dimana bapak presiden kita yang baru saja kemarin berjanji akan bersama rakyat, akan melindungi rakyat.

Kalian semua para orang tua tidakkah melihat betapa anak – anak kita itu membutuhkan perhatian kalian, anak – anak itu membutuhkan kelembutan belaian tangan kalian , juga butuh ajakan kalian yang lembut. Bukan suara tembakan yang bertubi – tubi dan siraman gas air mata yang memedihkan itu.

Para orang tua yang yang sedang menjabat dan berkuasa, cobalah sapa anak – anak itu dengan kelembutan dan kasih sayangmu.

Para orang tua yang sedang menjabat cobalah mengamalkan ilmu yang sering engkau ingin dilakukan anak – anakmu. Belajarlah mendengar , dengarkan apa sebenarnya yang menjadi keinginan anak – anakmu.

Bukankah engkau sering bilang , bahwa egois itu tidak baik.

Bukankah engkau sering bilang mau menang sendiri itu tidak baik.

Bukankah engkau sering bilang jadilah anak yang selalu mendengar nasehat orang tua.

Itu juga yang saat ini telah dirasakan mahasiswa dan pelajar, ingin didengarkan , ingin dimengerti keinginannya, karena keinginannya hanyalah untuk memperjuangkan rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan pribadi , anak – anak hanya ingin para orang tua yang sedang menjabat saat ini tidak menutup mata , telinga dan hati dengan menganggap mereka hanya anak kecil cukup diberi permen sudah diam.

Para orang tua yang sedang menjabat segeralah sadar bahwa anak – anak kalian sudah semakin pintar dan butuh bapak yang lebih pintar agar bisa memahami setiap kata, setiap kalimat yang disampaikan.

Saudaraku sebangsa dengarlah nuranimu

Saudaraku jaga bangsa ini

Saudaraku mari sinergi bersatu untuk masa depan yang terbaik untuk kita semua

*Seorang ibu di kampung kecil di kota Malang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here