Survei LKSP: Muhammadiyah Organisasi Paling Peduli Covid-19

0
1975

KLIKMU.CO – Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan (LKSP) melakukan survei persepsi publik terhadap kebijakan nasional di masa pandemi. Salah satu temuannya menyatakan bahwa sikap kritis dipandang bermanfaat untuk menjaga kepentingan warga, yakni 89,90 persen. Sementara itulah, yang menyatakan tidak bermanfaat, bahkan mengganggu penanganan pandemi, hanya 7,02%, sedangkan tidak tahu 3,08%.

Survei juga menunjukkan, organisasi yang paling peduli terhadap kepentingan warga di masa pandemi Covid-19 adalah Muhammadiyah dengan 17,26 persen. Lalu diikuti Ikatan Dokter Indonesia (16,51 persen), Nahdlatul Ulama (12,55 persen), dan Relawan Indonesia Bersatu Lawan Corona (10,47 persen).

Lembaga lain yang disebut responden adalah Aksi Cepat Tanggap (6,13 persen), PKPU (5,19 persen), Majelis Ulama Indonesia (4,53 persen), Palang Merah Indonesia (3,21 persen), Gugus Tugas Covid-19 (2,26 persen), Front Pembela Islam (1,51 persen), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (1,32 persen), dan lainnya (16,13 persen).

“Temuan itu menunjukkan bahwa kepentingan warga tidak hanya berkaitan dengan penanggulangan bencana dan bantuan sosial yang diberikan, melainkan juga advokasi terhadap kepentingan publik di masa krisis. Karena pandemi Covid-19 telah menimbulkan krisis di berbagai sektor kehidupan masyarakat, tak hanya mengancam kesehatan,” jelas Hafidz Muftisany, juru bicara LKSP.

Survei dilakukan pada 20-27 Mei 2020 dengan melibatkan 2.047 responden di 34 provinsi seluruh Indonesia yang tersebar secara proporsional. Metode penentuan sampling menggunakan Krejcie-Morgan dengan margin of error 2.183 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Responden dipilih secara acak dan proporsional pada tiap provinsi. Responden mengisi daftar pertanyaan secara daring setelah dipastikan terkontak secara individual.

Survei LKSP kali ini bertujuan untuk mengukur kesadaran dan kesiapan masyarakat menghadapi pandemi. Di samping itu, respons publik terhadap kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah selama pandemi.

Sebagaimana diketahui, Muhammadiyah menangani klubrona dengan membentuk Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) dan merawat pasien positif di lebih dari 50 RS seluruh Indonesia. Hingga saat ini ada sekitar 417 pasien positif yang dirawat di RS Muhammadiyah, 2.201 PDP, dan 3.404 ODP. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here