Tahun Ajaran 2020/2021 Dimulai Juli, Mudipat Putuskan Pembelajaran Daring sampai Akhir Tahun

0
5073
Dari kiri, Aliyatuz Zakiyah, Ahmad Busairi, Mukhlisin, Syaikhul Islam, dan Ainuzzaim Azzaki. (Anang/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Rapat dinas SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) untuk menyongsong tahun ajaran 2020/2021 hadiri oleh pimpinan sekolah, guru, dan karyawan, Sabtu (13/6/20). Acara tersebut dilaksanakan di Auditorium Din Syamsuddin The Millenial Building dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

”Di tengah pandemi Covid-19 yang kita semua tidak tahu pasti kapan berakhir ini, saya berpesan dengan mengutip dari artikel Pak Abdul Mu’ti yang pernah saya baca. Pesan itu adalah bahwa dalam menghadapi pandemi Covid-19 kita tidak boleh lelah, lengah, dan pongah,” ujar M. Syaikhul Islam MHI, kepala Mudipat, mengawali paparannya.

Pria yang akrab disapa Ustadz Icool itu mengatakan, sesuai arahan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tahun ajaran 2020/2021 tetap berjalan pada 13 Juli 2020. Akan tetapi, kata Syaikhul, pembelajaran tidak harus dilakukan dengan bertatap muka atau siswa datang ke sekolah.

”Pembelajaran dilakukan secara daring. Kemungkinan besar sampai akhir tahun ini. Itu artinya, selama semester satu pembelajaran dilakukan secara daring. Hal ini merupakan cara paling efektif, tanpa risiko penularan, proses transfer ilmu tetap bisa dilakukan,” jelasnya.

Syaikhul menambahkan, pembelajaran harus menggunakan buku paket secara maksimal. Mudipat, sambung dia, tengah menyiapkan sarana dan materi pendukung agar pembelajaran daring berjalan lancar dan murid mendapatkan ilmu yang maksimal.

”Mudipat tengah menyiapkan 27 studio dan 1 studio utama untuk pembelajaran daring. Ke-27 studio terletak di ruang-ruang kelas yang mempunyai koneksi internet yang stabil, sedangkan 1 studio utama terletak di lantai tiga TMB dekat ruang meeting,” katanya.

Pembelajaran di Mudipat direncanakan berlangsung Senin-Jumat. Kelas 1-3 dimulai pukul 07.00-12.00, lalu kelas 4-6 pukul 12.30-16.30. ”Jadi, ada dua sif pembelajaran. Hari Sabtu libur,” ujarnya.

Ustadz Icool mengatakan, mulai tahun ajaran 2020/2021, untuk kelas 4-6 pembelajaran tematik akan berbasis bidang studi. Hal itu dilakukan agar materi bisa diajarkan secara mendalam dan fokus.

Di akhir paparannya, Ustadz Icool memohon doa restu agar pembangunan gedung sekolah The Ahmad Dahlan Plaza berjalan lancar. ”Proses pembangunan ini tidak mudah, penuh liku, dan menelan biaya yang tidak sedikit. Selipkan doa di setiap tahajud Panjenengan untuk Mudipat agar semakin jaya,” pintanya.

Dalam rapat dinas itu juga dibacakan pembagian job desc guru dan karyawan tahun ajaran 2020/2021 oleh Ustadz Ainuzzaim Azzaki, Wakil Kepala Sekolah Mudipat. ”Dalam penyusunan job desc ini, kita pimpinan sekolah berdasarkan kebutuhan, bukan like atau dislike. Ada juga pertimbangan kesehatan agar yang bersangkutan memulihkan kesehatannya lebih dulu,” tutur Ustadz Ain.

Setelah pembacaan job desc, acara dilanjutkan dengan seremoni penyerahan reward untuk guru yang telah menyelesaikan pendidikan S-2 sebesar Rp 12.500.000. Kali ini yang mendapatkan adalah Ustadz Ahmad Busairi, Ustadz Mukhlisin, dan Ustadz Syaikhul Islam. (Anang/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here