Tak Hanya Berdakwah, Muhammadiyah Malaysia Juga Membina TKI Berkemajuan

0
942
Cabang Istimewa: Sonny Zulhuda Ketua PCIM Malaysia saat menyerahkan cindera mata kepada Dr. K.H. Mahsun Jayadi, M.Ag. Ketua PDM Kota Surabaya. (Foto: Andalucia)

KLIKMU.CO – Keberadaan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia juga dirasakan manfaatnya oleh Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran tersebut. Hal itu diutarakan Sonny Zulhuda Ketua PCIM Malaysia saat memberikan pemaparan kegiatan dakwah organisasi yang dipimpinnya di acara Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) dan Studi Banding Muhammadiyah Kota Surabaya di Signature International Hotel Kuala Lumpur Malaysia, Ahad (11/3) malam lalu.

Selain melakukan berbagai kegiatan dakwah Islam dan sosial, PCIM Malaysia juga membina para TKI di Malaysia agar menjadi TKI yang berkemajuan. Menurut pria asal Palembang itu, ada empat ciri TKI berkemajuan.

“Pertama, TKI berkemajuan itu datang ke negeri orang tidak hanya mencari ringgit, tapi juga untuk berjihad membiayai kebutuhan keluarga. Insyaallah, dengan niat jihad, semua yang dikerjakan tidak sia-sia dan ada ganjarannya,” ujarnya di acara yang juga dihadiri puluhan anggota PCIM Malaysia tersebut.

Kedua, lanjut dosen Fakultas Hukum Universiti Antar Bangsa Malaysia itu, TKI berkemajuan dapat menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan ibadah. Contohnya, lanjut Sonny, kesempatan para TKI yang terhimpun sebagai anggota PCIM Malaysia itu untuk bersilaturrahim di acara Rapimda Muhammadiyah Surabaya meskipun esoknya harus kembali bekerja.

“Ketiga, TKI berkemajuan selalu menjaga keshalihan indovidu dan sosial. Alhamdulillah, para TKI yang menjadi warga PCIM Malaysia terbukti aktif di berbagai kegiatan organisasi dengan penuh semangat,” imbuh Sonny yang telah hijrah ke Malaysia sejak 1995 tersebut.

Sedangkan yang keempat, TKI berkemajuan selalu berusaha menambah ilmu dan berwawasan luas, baik dalam bidang agama, maupun wawasan umum lainnya.

“TKI kita sangat berwawasan luas. Mereka semangat sekali untuk belajar. Menurut saya luar biasa. Anak-anak para TKI saat ini sudah banyak yang menjadi sarjana, bahkan magister atau master,” ungkapnya.

Acara Rapimda dan Studi Banding yang diikuti 160 peserta dari seluruh unsur PDM, Aisyiyah dan Organisasi Otonom tingkat Daerah, Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kota Surabaya, serta Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tersebut berlangsung cukup hangat dalam nuansa kekeluargaan. Hadir pula di acara itu memberikan sambutan pembukaan adalah Ir. H. Tamhid Masyhudi Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur. (ICOOL)

Laporan Muhammad Syaikhul Islam Pemimpin Redaksi KLIKMU.CO dari Kuala Lumpur Malaysia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here