Takzim! 13 Pesilat Sekolah Akhlak Borong 13 Piala di Sport and Art Competition 2k19

0
256
Foto para Pesilat Sekolah Akhlak berswafoto dengan pesilat sekolah lain sebagai kenang-kenangan diambil oleh laily

KLIKMU.CO – Para pesilat Tapak Suci SMP Muhammadiyah 9 Surabaya (Sekolah Akhlak) baru saja mengharumkan nama sekolah pada kejuaraan Sport and Art Competition 2019 MBA Spartans Surabaya di Mall Kaza City, Surabaya, pada Senin-Jumat (18-22/2). Bagaimana tidak, dari 13 pesilat yang didelegasikan, semuanya berhasil membawa pulang piala dalam berbagai kelas yang dilombakan.

Para jawara itu adalah Siti Nurhaliza (juara 1, kelas E), Devinta Ahumwati (juara 1, kelas F), Rayhan Yogas (juara 1, kelas F), Raisyaillah Samal Tegar (juara 2, kelas D), dan Galang Bayu Samudra (juara 2, kelas D). Lalu, ada Abdurrahman Al Atsary (juara 2, kelas E), M. Dzaki Hanif (juara 2, kelas E), Tasya Dwi afisah (juara 3, Kelas C), dan Nina Sabrina (juara 3, kelas D).

Tak ketinggalan pula M. Aron Kharisma (juara 3, kelas G), Vallerian Junio (juara 3, kelas bebas), Muh. Arrisky (juara 3, kelas D), dan Naura Insyirah (juara 3, kelas bebas).

Tentu bukan hal mudah bagi pelatih maupun pembina mengantarkan ke-13 pesilat mereka  meraih juara. Sebelum mengikuti kejuaraan, berbagai persiapan telah dilakukan. Antara lain, seleksi yang dilakukan pelatih hingga akhirnya terpilih 13 pesilat. Kemudian, para pesilat itu melakukan latihan rutin sesuai jadwal sekolah dan latihan tambahan setiap Selasa dan Kamis malam.

Milawati, pembina Tapak Suci Sekolah Akhlaq, mengungkapkan bahwa stamina dan mental adalah hal penting yang harus dijaga para pesilat. Sebab, itu sangat berpengaruh terhadap performa pesilat di lapangan.

“Para pesilat ini dituntut untuk  selalu menjaga stamina, seperti menjaga pola makan dan istirahat. Karena pola makan juga berpengaruh terhadap napas mereka ketika ada di gelanggang,” kata Milawati.

Dia menambahkan, selain mempersiapkan stamina secara maksimal, hal penting lain yang  tidak boleh dilupakan adalah kesiapan mental. Biasanya, ketika melihat lawannya lebih tinggi, pesilat bisa down lebih dulu. “Saya selalu ingatkan ke mereka untuk selalu siap menghadapi siapa pun lawannya,” jelasnya saat diwawancarai kontributor Klikmu.co.

Para pesilat juga selalu mengingat pesan Kepala Sekolah Akhlaq Imam Sapari saat membakar semangat mereka. “Kalau saya kalah, berarti kamu menang. Kalau kamu kalah, berarti saya yang menang. Jadi, saya harus menang!” Begitulah semacam kredo yang akan membakar semangat para pesilat sebelum turun ke gelanggang.

Setelah memborong  piala dalam kejuaraan ini, Milawati berpesan agar para pesilat tidak mudah merasa puas dengan hasil yang diraih sekarang. “Untuk para pesilat, terima kasih sudah meluangkan waktu dan tenaganya untuk berlatih. Saya ucapkan selamat, usaha dan kerja keras kalian selama ini akhirnya membuahkan hasil,” ujarnya.

“Pesan saya, jangan mudah puas karena hasil yang sekarang harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi pada kejuaraan yang lain,” tambah Milawati. (Laily/San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here