Tangis Air Mata Hiasi Praktik Manasik Haji di Asrama Haji Surabaya

0
373
CJH mengikuti praktik manasik haji di Asrama Haji Surabaya. (Andi/KLIKMU/CO)

KLIKMU.CO – Pelaksanaan praktik manasik haji di Asrama Haji Surabaya pada Ahad pagi (15/5) berjalan lancar diikuti dengan tertib dan penuh keharuan. Bahkan, beberapa jamaah meneteskan air mata.

Demikian laporan kontributor KLIKMU.CO Ustadz Andi Hariyadi yang berada di lokasi manasik haji. Ustadz Imam Subari ketua KBIHU Muhammadiyah Surabaya mendampingi langsung praktik manasik haji sekitar 80 (dari 81 yang mendaftar) jamaah KBIHU Muhammadiyah Surabaya.

“Praktik ini bagian dari kegiatan bimbingan KBIHU Muhammadiyah Surabaya setelah masa pandemi Covid-19 sekitar dua tahun menunggu dan tertunda. Syukur Alhamdulillah saat ini kita bisa memberangkatkan dua rombongan calon jamaah haji,” ujarnya.

Menurutnya, ini merupakan panggilan Allah SWT sehingga setelah 10 tahun lebih dipersiapkan dengan mendaftar dan dilanjutkan pelunasan. Maka, kesempatan bisa berhaji ini dipersiapkan secara matang baik mental, manasik, dan finansial serta kesehatan.

Ketika lantunan kalimat thoyibah disampaikan oleh Ustadz Ali Fauzi sekretaris KBIHU Muhamadiyah Surabaya saat mendampingi rombongan 1, jamaah pun menyambut dengan bacaan yang penuh ketulusan. Hingga praktik tawaf di miniatur Ka’bah, beberapa jamaah terlihat meneteskan air matanya.

Andi Hariyadi yang juga ketua rombongan 1 yang membawahi 4 regu menjelaskan, bacaan pada rangkaian tawaf dan sa’i saat praktik umrah para jamaah sudah menguasai sehingga target kemandirian bisa terwujudkan.

Lalu, Ustadz Luqmanto mendampingi rombongan 2 yang dipimpin Ustadz Ismul membawahi 3 regu untuk melanjutkan rangkaian praktik haji. Dengan penuh semangat berjalan kaki dari miniatur Mina, Arofah, kembali ke Mina lanjut ke Jamarod, di depan tugu Ula, Wustho dan Aqabah. Saat melempar dengan batu itu dilanjut berdoa dan terlihat beberapa jamaah meneteskan air mata.

“Sepertinya jamaah benar-benar menghayati kegiatan manasik ini,” kata Ustadz Muhammad Soleh dari KBIHU Muhammadiyah yang dengan setia mendampingi praktik manasik haji ini.

Setelah praktik manasik haji, Ustadz Abdul Wahid Syukur memberikan tausiyah untuk menyempurnakan niat dengan penuh keikhlasan dalam berhaji. Ia meminta jamaah untuk menguasai dan memahami rangkaian doa dan bacaan manasik haji.

“Teruslah berakhlaq mulai, jauhi pertengkaran dan permusuhan, bangun persaudaraan dan kekompakan, kuatkan kesabaran, dan terus memohon pertolongan pada Allah agar rahmatNya  tercurahkan pada kita sehingga menjadi haji mabrur,” tuturnya. (Andi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here