Tangis Haru Siswa Hafalan di Depan Syeikh Eslam dari Mesir

0
173
Luf kelas 6 menjalani munaqosyah tahfidz juz 2 di depan Syeikh Eslam Hasan Hasona dari Mesir. (Zuly Ahsan/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Sebaik-baik manusia adalah yang mau belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” Hal itu disampaikan Ustadz Sidiq yang merupakan MC dalam acara Munaqasyah Tahfidz Juz 30, 1, dan 2 peserta didik MI Muhammadiyah 10 yang diselenggarakan di Masjid Ar Rayan, Desa Pandawangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombangm bersama munaqisy dari Mesir Syeikh Eslam Hasan Hasona, Ahad (11/4/2021).

Di tengah-tengah kondisi yang serba-terbatas ini, semangat peserta didik sekolah berjuluk “Madrasah Penghafal Al-Qur’an” ini tak surut dalam menghafalkan Al-Qur’an. Munaqasyah diikuti 9 anak dengan juz yang berbeda. Ada juz 30 yang diikuti oleh 4 anak, yakni Satria Fridan Aryawan kelas 4, Najma Elvirra Andini Anastasya kelas 3, Cintia Nur Rahma, dan Alfitri Mahfirrotin Zurriyah kelas 6.  Lalu juz 1 ada 4 anak, yaitu, Putra Rohidul Muchid kelas 4 serta Siti Nur Afifah, Abelia Putri, Alfarid Ilzam Azami dari kelas 5. Terakhir, juz 2 ada 1 anak bernama Luf dari kelas 6.

“Jujur kami sempat khawatir dengan hafalan anak-anak. Karena pandemi Covid-19 ini membuat kami tidak bisa secara intens memantau hafalan anak-anak,” sambung Ustadzah Rizki, koordinator QLC (Qur’an Learning Cours) MI Muhammadiyah 10.

“Akan tetapi, karena support orang tua yang luar biasa hingga semangat anak-anak dan ustadzah yang tidak bisa dianggap remeh, alhamdulillah dengan kerja sama yang bagus antara anak-anak, ustadzah, dan wali murid akhirnya sampailah pada titik munaqasyah,” lanjutnya.

Menurut Ustadzah Putri, munaqasyah kali ini sedikit berbeda dengan tahun lalu. Sebab, munaqasyah tahun ini dilaksanakan langsung di depan wali murid dengan munaqisy asli dari Mesir Syeikh Eslam Hasan Hasona. Hal itu tentu membuat anak-anak semakin grogi.

“Jangankan anak-anak, ustadzahnya saja ikut grogi karena bertemu dengan syeikhnya,” ujar Ustadzah Putri, lantas tersenyum.

Masjid Ar-Rayyan pun sejenak dibuat bergetar oleh lantunan ayat suci Al-Qur’an dari peserta didik MI Muhammadiyah 10. Tidak ada suara selain lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dilafalkan dengan lantang dan fasih. Bahkan, ada salah satu peserta munaqasyah yang menangis ketika diuji langsung oleh Syeikh.

“Saya merasa terharu dan tidak menyangka bakal diuji langsung oleh Syeikh Eslam dari Mesir,” tutur Cintia, peserta yang menangis ketika diuji itu.

Sementara itu, Syeikh Eslam mengatakan bahwa hafalan anak-anak sudah bagus meskipun ada yang grogi. “Grogi adalah sesuatu hal yang amat wajar dan pasti dialami semua peserta munaqasyah,” katanya singkat.  (Zuly Ahsan/AS)

Luf kls 6 Munaqosyah tahfid juz 2 di depan syeikh Eslam Hasan Hasona

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here