Tapak Suci Unair Raih Gelar Ganda di Ajang Surabaya Tapak Suci Competition

0
219
Para peraih juara umum 2 pada kejuaraan Surabaya Tapak Suci Competition 2020. (Eko/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Unit Kegiatan Mahasiswa Universitas Airlangga kembali mendapatkan prestasi di dunia pencak silat. Kali ini datang dari UKM Tapak Suci cabang 18  Universitas Airlangga.

Mengawali tahun baru ini, UKM Tapak Suci berhasil membawa pulang juara umum 2 pada kejuaraan Surabaya Tapak Suci Competition (STSC) 2020. Dengan mendelegasikan 14 anggota, UKM Tapak Suci turut andil mengikuti kejuaraan dengan perolehan medali 4 emas, 5 perak, dan 5 perunggu.

Selain itu, dalam kejuaraan STSC 2020, Tapak Suci Unair juga menyabet gelar Pesilat Terbaik Putri yang diraih oleh Itsnia Rosyidah Mahasiswa D4 Fisioterapi Fakultas Vokasi.

Hendrayati Halimah Putri yang bertugas sebagai manager team TS Unair mengatakan, kejuaraan Surabaya Tapak Suci Competition 2020 merupakan kegiatan pada tingkatan wilayah Jawa Timur. Penyelenggaranya adalah Perguruan Tapak Suci MBA Spartans Genteng Surabaya di bawah naungan Pimpinan Daerah 06 Tapak Suci Kota Surabaya dan Pimpinan Wilayah Tapak Suci Jawa Timur.

“Kejuaraan ini sebenarnya ajang untung jam terbang bagi mereka yang ingin mengikuti kejuaraan-kejuraan pada tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hima, sapaan akrabnya, menuturkan, tim sudah mempersiapkan diri sejak awal masuk kuliah. Sebab, sebelum liburan datang proposal yang sudah tersebar dan memang memiliki kesepakatan mereka yang mau turun harus mengikuti training center seminggu sebelum perkuliahan masuk.

“Pada saat liburan saya sudah mulai mengingatkan untuk segera kembali ke Surabaya satu minggu sebelum kuliah. Ada yang saya telepon. Juga ada yang hanya saya chat biasa. Karena memang untuk turun dalam sebuah pertandingan dibutuhkan persiapan yang matang agar bisa mendapatkan hasil maksimal,” tutur mahasiswa Fakultas Psikologi Unair angkatan 2018 itu.

Untuk mengikuti  kejuaraan, atlet harus sering mengikuti training center (TC). Mereka juga sehat jasmani maupun rohani serta dapat izin dari orang tua. Lalu, atlet hanya boleh izin tidak mengikuti TC 1 kali dalam seminggu karena kejuaraan akan diselenggarakan pada 10-13 Februari 2020, sedangkan masuk kuliah pada 27 Januari 2020. (Eko/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here