Temui Jokowi, Amien Rais Minta Kasus Pembunuhan 6 Laskar FPI Dibawa ke Pengadilan HAM

0
820
Amien Rais bersama tim TP3 menemui Presiden Jokowi untu membahas pembunuhan 6 laskar FPI. (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)

KLIKMU.CO – Amien Rais bersama Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 Laskar FPI mendatangi pemerintah Selasa (8/3/2021). Dalam pertemuan bersama Presiden Jokowi dan Menko Polhukam Mahfud MD itu, Amien Rais antara lain ditemani Abdullah Hehamahua dan Marwan Batubara.

Amien Rais meminta pemerintah untuk menegakkan aturan dengan adil, khususnya terkait dengan peristiwa pembunuhan 6 anggota FPI yang melibatkan aparat kepolisian. Amien Rais juga sempat mengingatkan soal ancaman neraka jahanam saat bertemu dengan Presiden Jokowi.

Dikutip dari detikcom, Amien Rais dan tim mengatakan bahwa enam laskar FPI telah dibunuh secara kejam. Mereka menilai ada extrajudicial killing oleh aparat negara.

“Polri memang telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini. Selain itu, Komnas HAM menyatakan telah terjadi pelanggaran pidana biasa. Akan tetapi, temuan kami menyatakan pembunuhan tersebut merupakan pelanggaran HAM berat. Karena itu, kami menganggap kasus ini masih jauh dari penyelesaian yang sesuai dengan asas keadilan dan kemanusiaan sesuai Pancasila dan UUD 1945,” demikian pernyataan sikap TP3.

TP3 pun mendesak pemerintah untuk memproses kasus tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM.

“Kami mendesak kasus ini harus segera diselesaikan secara tuntas, transparan, dan berkeadilan agar tidak menjadi warisan buruk dari pemerintahan ini,” lanjut pernyataan tersebut.

Sementara itu, di akun YouTube Kemenko Polhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa Amien Rais dan tim menyampaikan soal penegakan hukum yang adil dan ancaman dari Tuhan.

“Pertama, harus ada penegakan hukum sesuai dengan ketentuan hukum, sesuai dengan perintah Tuhan, bahwa hukum itu adil. Yang kedua, ada ancaman dari Tuhan kalau orang membunuh orang mukmin tanpa hak, ancamannya neraka jahanam,” kata Mahfud.

Mahfud menegaskan bahwa TP3 yakin kasus tewasnya laskar FPI merupakan pelanggaran HAM berat. Mereka ingin kasus tersebut dibawa ke pengadilan HAM.

“Kemudian diurai apa yang terjadi pertama. Tujuh orang yang diwakili oleh Pak Amien Rais dan Pak Marwan Batubara tadi menyatakan mereka menyatakan keyakinan telah terjadi pembunuhan terhadap enam laskar FPI dan mereka meminta agar ini dibawa ke pengadilan HAM karena pelanggaran HAM berat. Itu yang disampaikan kepada presiden,” terang mantan ketua MK itu. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here