Terima Bantuan Hukum dari Muhammadiyah, Din Syamsuddin: Saya Merasa Terharu dan Terima Kasih

0
5289
Prof Dr Din Syamsuddin MA (tengah) saat menerima bantuan hukum dari Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah. (Foto istimewa)

KLIKMU.CO – Prof Dr Din Syamsuddin MA menerima dukungan dari Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah atas tudingan radikalisme dari Gerakan Antiradikalisme (GAR) Alumni ITB.

“Saya merasa terharu dan berterima kasih serta memberikan apresiasi kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah lewat Majelis Hukum dan HAM yang menunjukan perhatian, simpati, dan dukungan kepada saya dalam menghadapi masalah yang sedang saya hadapi terkait tuduhan radikal oleh segelintir alumni ITB yang menamakan dirinya Gerakan Antiradikalisme (GAR) yang berdimensi luas,” ujar Din Syamsuddin saat dikunjung Majelis Hukum dan HAM PP MUhammadiyah, Jumat (19/2/2021).

Din menceritakan, pelaporan dengan alasan radikalisme terhadap dirinya adalah suatu bentuk pembunuhan karakter. Sebab, dirinya tidak terlepas dari Muhammadiyah. Sebuah organisasi yang Din ada di dalamnya dan juga dengan umat Islam secara keseluruhan.

“Langkah hukum yang cerdas dan elegan seperti yang akan dilakukan oleh tim advokasi menjadi sangat penting. Namun, sesuai dengan watak Muhammadiyah  yang wasathiyah sekaligus kepada warga Muhammadiyah dan para pendukung saya untuk tetap tenang, mengedepankan akal untuk menjadikan kita kaum berakal,” jelas tokoh kelahiran Lombok tersebut.

Din Syamsuddin dengan keteguhan hati memberikan kuasanya kepada Muhammadiyah. “Maka dengan bismillahirahmanirahim, saya memberikan kuasa kepada Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah dan para advokat yang tergabung di dalamnya,” katanya.

“Semoga langkah kita ini adalah langkah yang membawa kebaikan dan kemaslahatan bagi bangsa dan negara,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Abdul Mu’ti juga telah memberikan dukungan kepada koleganya, Din Syamsuddin, yang dilaporakn ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dengan tuduhan sebagai tokoh radikal. Menurut Abdul Mu’ti, tuduhan terhadap Din Syamsuddin jelas-jelas tidak berdasar dan salah alamat.

“Saya mengenal dekat Pak Din sebagai seorang yang sangat aktif mendorong moderasi beragama dan kerukunan intern dan antarumat beragama, baik di dalam maupun luar negeri. Pak Din adalah tokoh yang menggagas konsep negara Pancasila sebagai darul ahdi wa syahadah di PP Muhammadiyah sampai akhirnya menjadi keputusan resmi Muktamar Ke-47 Muhammadiyah di Makasar,” ujar Mu’ti. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here