Terkait Peraturan KPU Larang Mantan Koruptor Nyaleg, Dahnil: Ini Ikhtiar Mencegah Residivis Korupsi Kambuh Lagi

0
897
Biar Tak Kambuh: Dahnil Anzar Simanjuntak Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah turut memberikan dukungan Peraturan KPU tentang larangan mantan narapidana koruptor maju lagi dalam Pileg. (Foto: Fuji)

KLIKMU.CO – Peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait larangan mantan narapidana koruptor yang tidak diperbolehkan berkontestasi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun depan terus mendapatkan tanggapan positif sekaligus dukungan dari banyak kalangan.

Di antara tokoh yang memberikan dukungan atas Peraturan KPU itu adalah Dahnil Anzar Simanjuntak Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah.

Dosen Ekonomi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Tangerang itu menilai bahwa peraturan tersebut penting untuk mencegah kembali terjadinya tindak korupsi serupa kepada mantan narapidana semasa mereka menjadi legislator.

“Tentu saya mendukung Peraturan KPU itu. Ini positif sebagai ikhtiar mencegah residivis korupsi kambuh lagi. Karena kalau mereka kembali akan berpotensi melakukan tindak koruptif lagi,” kata Dahnil kepada KLIKMU.CO, Senin (28/5) pagi.

Peraturan KPU itu, lanjut Dahnil, merupakan langkah pencegahan berkemajuan agar negara tidak lagi dirugikan dan sudah sepatutnya mendapat dukungan dari semua pihak.

“Ini juga positif kok buat para mantan narapidana koruptor agar mereka terhindar dari habitual crime, sehingga mereka dapat hidup lebih bersih dan berkah dari sumber yang lain,” tandasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Peraturan KPU tentang larangan narapidana koruptor maju lagi dalam Pileg ditolak oleh anggota DPR dan dinilai sejumlah pihak sarat dengan kepentingan politis. (ICOOL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here