Terobosan Ini yang akan dilakukan Para Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda jika Terpilih (-3)

0
708
Foto Muhammas Sukron diambil dari dokumen pribadinya

KLIKMU.CO

Oleh: Muhammad Sukron*

Pemuda Muhammadiyah adalah organisasi besar dan merupakan potensi bangsa yang sangat besar pula. Keterlibatan Pemuda Muhammadiyah dalam pembangunan bangsa adalah suatu keharusan. Untuk itulah, berangkat dari spirit pemuda Muhammadiyah sebagai organisasi kepemudaan yang terus mengembirakan gerakan dakwah Islam amar ma’ruf nahi mungkar dalam kehidupan pemuda, umat, bangsa Indonesia dan masyarakat global.

Gerakan dakwah Pemuda Muhammadiyah harus terus digalakkan di berbagai lini kehidupan masyarakat. Gerakan dakwah dalam hal ini yang saya maksudkan adalah suatu dedikasi dan konstribusi Pemuda Muhammadiyah untuk umat dan bangsa secara nyata di berbagai sektor keumatan dan kebangsaan.

Gerakan dakwah Pemuda Muhammadiyah tidak hanya dilaksanakan melalui dakwah tradisionalis pada umumnya bil lisan tetapi Pemuda Muhammadiyah harus ikut menjadi penentu keputusan-keputusan besar dan strategis dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan. Kegelisahan sebagian besar kader di seluruh tanah air bahwa PP Pemuda Muhammadiyah belum maksimal bergerak untuk membantu dan memperjuangkan diaspora kader harus segera dijawab dengan kerja keras dan kerja nyata.

Untuk itu, kader-kader yang memiliki potensi di berbagai bidang, haruslah diperjuangkan secara aktif oleh Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, sehingga mereka dapat duduk di lembaga-lembaga Negara yang menjadi penentu masa depan umat dan bangsa, seperti legislative, eksekutif, yudikatif, dan lainnya. Kepada kader yang memiliki potensi di bidang politik, maka tugas PP Pemuda Muhammadiyah adalah berperan aktif membantu para kader di berbagai daerah untuk sukses mempercepat karir politiknya. Demikian pula dalam berbagai lembaga Negara maupun lembaga non Negara yang melingkupi ranah peran kebangsaan, tentu Pemuda Muhammadiyah harus konsen memperjuangkan para kader secara sungguh-sungguh. Sebab, keberadaan kader Pemuda Muhammadiyah di berbagai lembaga Negara tersebut, haqqul yakin akan dapat membawa perubahan bagi kepentingan umat dan bangsa. Dengan saling bahu membahu, bergandengan tanga, insya Allah Ta’ala PP Pemuda Muhammadiyah ke depan akan dapat meneguhkan dakwah kebangsaan Pemuda Muhammadiyah dengan karya dan kerja nyata untuk umat dan bangsa.

MENJADI ARUS BESAR KEKUATAN BANGSA

Saya sangat percaya, di dalam tubuh Pemuda Muhammadiyah, memiliki jutaan kader-kader yang punya kapasitas di bidangnya masing-masing, memiliki integritas tinggi, kepribadian yang mulia dan jiwa bela Negara melalui pengabdian di berbagai sektor. Potensi-potensi Pemuda Muhammadiyah di seluruh pelosok Negeri inilah yang harus dikonsulidasikan, didorong, dan dibantu agar dapat berperan atau berkiprah untuk ikut bagian di dalam dedikasi kebangsaan. Visi ini selaras dengan maksud dan tujuan didirikannya organisasi ini yaitu untuk menghimpun, membina, dan menggerakkan potensi pemuda Islam serta meningkatkan perannya sebagai kader untuk mencapai tujuan terwujudnya masyarakat Islam Indonesia yang maju, adil, sejahtera, berdaulat, dan mandiri di atas ridho Allah SWT.

Selama ini kader-kader Pemuda Muhammadiyah memang telah ikut berkonstribusi dalam pengabdian di ranah kebangsaan seperti di lembaga eksekutif, legislative, yudikatif, penyelenggara dan pengawas pemilu, di berbagai lembaga Negara lainnya, dan juga di luar lembaga formal negara. Tetapi, sebagai organisasi kepemudaan yang sangat besar, kiprah kader Pemuda Muhammadiyah untuk mengisi pos-pos kebangsaan masih terasa sangat sedikit jika dibandingkan dengan “organisasi tetangga”.

Persoalan diaspora kader masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pimpinan Pusat pemuda Muhammadiyah. Untuk itu bagi saya, perlu ada visi besar PP Pemuda Muhammadiyah untuk dijalankan secara konsisten.

Ke depan, Pemuda Muhammadiyah harus didorong untuk melakukan dakwah kebangsaan yang nyata, hal ini dapat terwujud manakala kader-kader Pemuda Muhammadiyah menjadi arus besar untuk ikut mengambil peran dalam “mengelola” Negara. Inilah yang menjadi tekad saya, dengan sebuah visi besar “Meneguhkan Dakwah Kebangsaan Pemuda Muhammadiyah”. Suatu gerakan dan tekad untuk menkonsulidasikan, membantu, dan memperjuangkan kader-kader Pemuda Muhammadiyah untuk mengisi ruang-ruang kebangsaan di berbagai sektor.

Ke depan, PP Pemuda Muhammadiyah harus fokus bergerak membantu dan memperjuangkan para kader untuk dapat mengaktualisasikan potensinya, baik di sektor politik, ekonomi, sosial dan lainnya. Utamanya di sektor politik dan ekonomi adalah konsen yang harus dibangun dan diperjuangkan dengan usaha keras. Dengan begitu, dedikasi dan dakwah Pemuda Muhammadiyah akan semakin dirasakan oleh umat dan bangsa. Hal ini sebetulnya selaras dengan visi Pemuda Muhammadiyah untuk mempersiapkan kader dan generasi muda Indonesia untuk siap menghadapi tantangan masa depan yang lebih beragam, penuh dinamika, dan berbagai kepentingannya.

Dakwah kebangsaan Pemuda Muhammadiyah juga dimaksudkan sebagai sikap atau gerakan Pemuda Muhammadiyah yang harus kritis dan mengobarkan panji perlawanan dari setiap bentuk kedzoliman, kemungkaran, dan penindasan, dan mendukung segala upaya pemerintah untuk kebaikan dan kemajuan bangsa. Dengan perkataan lain, Pemuda Muhammadiyah harus menjadi mitra kritis pemerintah. Jika pemerintah salah dan kebijakannya merugikan umat dan rakyat, maka Pemuda Muhammadiyah menjadi garda terdepan untuk menentangnya, demikian pula sebaliknya, segala ikhtiar pemerintah yang positif harus diapresiasi dan didukung.

Oleh karena itu menurut saya, apa yang dilakukan oleh PP Pemuda Muhammadiyah beberapa tahun terakhir seperti berjamaah lawan korupsi, kritis terhadap kebijakan pemerintah yang tidak adil dan merugikan rakyat adalah positif dan tentunya harus terus dilanjutkan. Namun juga dengan tetap bersikap apresiatif terhadap langkah dan kebijakan pemerintah yang positif dan berpihak kepada rakyat, utamanya kalangan bawah. Dengan landasan bahwa Pemuda Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah kebangsaannya tetap mengedepankan etika kesantunan, integritas, akhlak mulia, cinta tanah air dengan spirit Wasathiyah Islam atau Islam berkemajuan yang dipegang teguhnya.

KONSEN PADA GERAKAN EKONOMI DAN DIASPORA KEBANGSAAN

Pemberdayaan ekonomi kader adalah hal yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi Pemuda Muhammadiyah di seluruh Indonesia saat ini. Ke depan, selain gerakan dakwah kebangsaan, pemberdayaan ekonomi kader harus menjadi prioritas PP Pemuda Muhammadiyah. Tantangan di bidang ekonomi di lingkungan kader Pemuda Muhammadiyah memang harus diakui masih harus ada terobosan serius dan menjadi gerakan secara organisatoris. Oleh karena itu, gerakan kewirausahaan bagi saya harus menjadi prioritas PP Pemuda Muhammadiyah. Dengan potensi dan jaringan yang dimiliki pemuda Muhammadiyah, sesungguhnya PP Pemuda Muhammadiyah bisa menggerakan ekonomi kader dengan membukakan akses bisnis, membantu untuk mendapatkan peluang berwirausaha bagi para kader dan usaha-usaha serius bekerjasama dengan berbagai pihak bisa mengakselarasi tumbuhnya wirausaha-wirausaha muda di lingkungan Pemuda Muhammadiyah. Ke depan, Pemuda Muhammadiyah tidak hanya didorong untuk berperan dipanggung politik kebangsaan, tetapi juga Pemuda Muhammadiyah harus menjadi kekuatan ekonomi umat dan bangsa, salah satunya dengan cara memassifkan gerakan berwirausaha di kalangan Pemuda Muhammadiyah.

MENJAGA INDEPENDENSI DAN KEMITRAAN

Posisi Pemuda Muhammadiyah di dalam gerakan dan program yang dijalankannya ke depan dilakukan semata-mata untuk kepentingan umat dan bangsa. Ini juga mengandung makna bahwa Pemuda Muhammadiyah tetap berdiri pada khittahnya sebagai gerakan dakwah yang independen, kritis terhadap segala bentuk yang merugikan umat dan rakyat, dan mendukung segala untuk kebaikan umat dan rakyat. Baik di bidang politik, ekonomi, sosial, pendidikan, hukum, budaya, pertahanan dan keamanan dan seterusnya.

Pemuda Muhammadiyah bukanlah organisasi oposisi pemerintah, bukan pula organisasi oportunis yang selalu mendukung pemerintah secara membabi buta. Bagi saya, Pemuda Muhammadiyah adalah mitra kritis pemerintah. Bukan musuh pemerintah, bukan pula anderbow-nya pemerintah. Ke depan, pemuda Muhammadiyah dan pemerintah sebagai pelaksana mandat rakyat harus bekerjasama untuk membangun bangsa dari berbagai sektor, khususnya pembangunan ekonomi dan sumber daya manusia di kalangan pemuda Indonesia.

MENJADI BASIS MODERASI ISLAM DAN PEREKAT KEUTUHAN NKRI

Sebagaimana Muhammadiyah, keberadaan Pemuda Muhammadiyah harus menjadi basis gerakan moderasi Islam di Indonesia. Oleh karenanya, PP Pemuda Muhammadiyah ke depan harus menjadi arus besar lahirnya generasi bangsa atau pemuda muslim Indonesia yang memiliki pandangan dan semangat Islam yang toleran, moderat, suka bekerja sama, berorientasi kekinian dan masa depan, memiliki tauhid yang murni dan pemahaman terhadap al-Qur’an dan sunnah secara mendalam serta mencintai NKRI dengan menjiwai pancasila dan UUD 1945, dengan sebuah pemahaman dan kesadaran bahwa keislaman dan keindonesiaa adalah sesuatu yang menyatu tak bisa dipisahkan.

PERKUAT KADERISASI DAN MANAJERIAL ORGANISASI

Disamping fokus diaspora kader di ranah kebangsaan dan gerakan pemberdayaan ekonomi kader, penataan internal organisasi adalah hal urgen dan mendesak untuk saat ini. Setidak-tidaknya perkaderan dan manajerial organisasi yang modern harus menjadi fokus PP Pemuda Muhammadiyah ke depan. Sebagai organisasi kader, massifikasi proses kaderisasi di tubuh Pemuda Muhammadiyah merupakan suatu keharusan.

Selama ini banyak keluhan terkait dengan rapuhnya proses kaderisasi di tubuh pemuda Muhammadiyah. Untuk itu, PP Pemuda Muhammadiyah harus serius merapikan, menertibkan, dan memassifkan perkaderan baik perkaderan formal, non formal maupun informal di semua jenjang. Sistem perkaderan Pemuda Muhammadiyah juga perlu ada penyegaran kembali. Model perkaderan Pemuda Muhammadiyah tentu berbeda dengan Ortom lainnya. Menurut saya perkaderan Pemuda Muhammadiyah lebih diarahkan kepada persiapan kader untuk peran-peran kebangsaan dan gerakan ekonomi tentu dengan penguatan ideologi sebagai basisnya.

Selain massifikasi perkaderan, persoalan tata kelola organisasi yang modern juga adalah hal yang mendesak untuk dilakukan. Terkait dengan data base kader, kartu anggota dan sistem pendataan digital yang modern dan berkelanjutan perlu ditata dengan baik. Sebagai organisasi yang mengusung nilai-nilai kemajuan, kaderisasi dan tata kelola organisasi yang rapih dan modern merupakan suatu yang sangat urgen untuk Pemuda Muhammadiyah saat ini dan di masa mendatang.

Dengan senantiasa mengharap rahmat dan Ridho Allah SWT, dengan kekuatan dan jaringan yang dimiliki PP Pemuda Muhammadiyah dan program bidang-bidang yang ada akan diarahkan untuk merealisasikan gagasan dan visi besar ini. Bismillah. Fastabiqulkhairat.

*Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here