Teror Kembali Terjadi di Prancis: Macron Melawan, Mesir Mengutuk

0
189
Presiden Prancis Emmanuel Macron (Reuters).

KLIKMU.CO – Terorisme kembali terjadi di Prancis. Kali ini aksi penikaman dilakukan terduga teroris yang menewaskan seorang polisi wanita (polwan).

Penyerangan terjadi di kota komuter Paris di Rambouillet oleh seorang teroris berusia 36 tahun yang merupakan imigran asal Tunisia, Jumat (23/4/2021). Investigasi antiterorisme pun diluncurkan di Prancis usai aksi penikaman yang menewaskan polisi wanita tersebut.

Melalui akun Twitternya, Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan perang melawan terorisme yang berkedok Islam. Dia mangaku pantang menyerah.

“Bangsa ini [berada] di samping keluarganya, rekan-rekannya, dan pasukan keamanan,” kata Macron.

“Kami tidak akan mundur dalam memerangi teroris Islam (al Irhaabu al Islaamiyu – Islamic terrorism),” lanjutnya, dikutip dari surat kabar Asy Syarq al Awsat yang diterjemahkan M. Sun’an Miskan, Sabtu (24/4/2021).

Dukungan juga datang dari negara luar. Salah satunya Mesir yang dikenal memiliki kedekatan budaya dengan Prancis.

“Mesir menyatakan kutukannya atas peristiwa terorisme dengan pelaku  imigran Tunisia umur 36 tahun yang terjadi di Kantor Polda Rambouillet, Barat Daya Kota Paris. Korban pembunuhannya (dhahiyyatahu) adalah polisi wanita Prancis (yang tanpa senjata, ia dibunuh dengan tusukan pisau di leher),” tulis pernyataan resmi pemerintah Mesir, dilansir dari Al Azhar Asy Syarif. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here