Terorisme Bukan Jalan Jihad, melainkan Jalan Jahat

0
174
Ilustrasi terorisme. (Muhammad Adimaja/Antara)

KLIKMU.CO – Komisi Kerukunan Antarumat Beragama (KAUB) MUI Pusat bersama tokoh lintas agama mengeluarkan imbauan agar penegak hukum tidak ragu menindak para pelaku terorisme. Sebab, tindakan teror tidak dapat dibenarkan meskipun kerap mengacu pada dasar-dasar agama.

Pernyataan bersama bertajuk “Terorisme Bukan Jalan Kejihadan, melainkan Sebuah Kejahatan” tersebut disepakati 11 tokoh lintas agama. Terdiri atas Ketua MUI Bidang KAUB Buya Yusnar Yusuf, Wasekjen MUI Bidang KAUB KH Abdul Manan A. Ghani, Ketua Umum PGI Pdt Gomar Gultom, Ketua Gereja Kristen Indonesia Pdt Albertus Patty, Rohaniawan Katolik Romo Antonius Benny Susetyo, Sekretaris Eksekutif Komisi Hak KWI Romo Agustinus Heri Wibowo, Sekretaris Bidang Ideologi dan Kesatuan Bangsa Parisada Hindu Dharma Indonesia Antono Chandra Dana.

Ada pula Ketua Umum Parisada Budha Dharma Nitiren Syosy Indonesia MPU Suhadi Sendjaja, Ketua Hubungan Antarlembaga dan Lintas Agama Matakin Ws Liem Lilianny Lontoh, Ketua Komisi Kerukunan Antarumat Beragama MUI Pusat KH Abdul Moqsith Ghazali, serta Sekretaris Komisi Kerukunan Antarumat Beragama KH M. Zainuddin Daulay.

“Terorisme tidak dapat dibenarkan sekalipun diacukan pada argumentasi teologis-keagamaan. Terorisme bukan jalan jihad, melainkan sebuah kejahatan. Karena itu, aparat keamanan dan para penegak hukum tak perlu ragu untuk menindak pelaku terorisme,” tegas Ketua MUI Pusat Bidang KAUB Buya Yusnar Yusuf, Jumat (2/4/2021) di Jakarta.

Sementara itu, Wakil Sekjen MUI Pusat Bidang KAUB KH Abdul Manan Ghani menambahkan, MUI mengimbau seluruh masyarakat Indonesia, termasuk umat beragama, agar tetap tenang, tidak panik, dan tidak takut.

“Kuatkan semangat kerukunan persaudaraan dan persatuan antarumat beragama dengan tetap waspada pada upaya adu domba yang mengarah kepada kebencian antarumat beragama,” terangnya.

Dia menambahkan, pernyataan bersama tersebut mendukung dan mendorong pemerintah dan aparat keamanan untuk lekas mengungkap pelaku teror. Mereka juga mengimbau aparat dapat melumpuhkan jaringan terorisme di Indonesia agar kejadian serupa tak terulang di masa-masa yang akan datang.

Sementara itu, Ketua Komisi KAUB MUI KH Abdul Moqsith Ghazali menyampaikan bahwa tindakan terorisme mengecewakan umat yang terus mengemban misi kesejukan dan kedamaian. Perdamaian yang susah payah dibangun, kata dia, terkoyak karena ulah segelintir pihak tersebut.

“Kami terus berupaya agar solidaritas sesama umat manusia terjaga dan peradaban luhur yang diridhai Tuhan Yang Maha Esa. Bagi Kami, tindakan terorisme bukan hanya bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan, melainkan juga bisa menghancurkan peradaban Indonesia dan dunia,” tandasnya. (Redaksi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here