Terus Tebar Kebaikan, UMM Ajak Warga Lapas Malang Buka Puasa Bersama

0
66
Warga Lapas Malang saat mengikuti kajian dalam rangkaian acara buka puasa bersama UMM. (Wildan/Klikmu.co)

KLIKMU.CO –  Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus menebar manfaat dan kebaikan. Usai menghibur anak-anak korban gempa Malang Selatan beberapa waktu lalu, kali ini UMM menyambangi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan kelas II Malang.

Mengendarai Mobil KaCa dan Mobil Pintar, mereka hadir melaksanakan agenda ngabuburit bersama dan tausiyah kepada penghuni Lapas pada Kamis (22/4/2021). Termasuk pula berbuka bersama dengan 550 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta para staf yang ada di tempat tersebut. Dua gelaran tersebut merupakan bagian dari rangkaian panjang program UMM Ramadhan Berbagi.

Agenda ngabuburit bersama itu dibuka dengan penampilan band yang terdiri dari para warga binaan. Beberapa lagu dibawakan dengan apik, tidak terkecuali lagu rohani yang menggugah hati. Bahkan, ada juga lagu-lagu ciptaan mereka sendiri yang sempat ditampilkan.

Pada kesempatan itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas II Malang Tri Anna Aryati menyampaikan terima kasih banyak kepada UMM yang sudah membagi kasih dan sayang kepada keluarga besar Lapas Perempuan. Utamanya dalam aspek jasmani dan rohani. “Aspek jasmani dengan makanan dan tali kasih yang dibawa. Selain itu juga aspek dengan mendatangkan ustad yang membrikan tausiyah,” ungkapnya.

Ia berharap segala amal baik yang sudah dilakukan segenap UMM bisa mendapat balasan yang lebih baik pula. Mendapatkan hidayah dan ampunan terutama di Bulan Ramadan kali ini. “Semoga Ramadan mampu membuat kita semua menjadi manusia yang lebih baik di kemudian hari,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Rektor UMM Dr. Fauzan, M.Pd. mengatakan bahwa para WBP harus tetap kuat dan sabar dalam menghadapi segala cobaan. Ia juga berpesan untuk selalu berusaha memiliki hari yang lebih baik dari hari kemarin. Begitupun, hari esok harus lebih baik ketimbang hari ini. “Jika prinsip ini bisa dilakukan dengan benar, insyaAllah hidayah akan selalu mengiringi serta menjadikan kita orang sukses,” tegasnya.

Ia juga mengutarakan bahwa UMM memang memiliki tekad untuk terus menebar manfaat di segala kondisi. Utamanya dalam aspek kesehatan dan psikologis. Dua aspek yang seringkali terlupakan oleh masyarakat. “Jika orang lain fokus pada hal-hal pokok seperti sembako, kami lebih mementingkan aspek kesehatan dan psikologis dari masyarakat yang ada,” terangnya.

Fauzan juga ingin agar kerja sama yang terjalin tidak hanya berhenti sampai di acara ini saja. Namun bisa berlanjut di program-program membangun lainnya. “Mungkin besok ketika Idul Adha UMM bisa memberikan Qurban di Lapas. Nanti bisa masak dan makan bersama-sama,” ingin Fauzan.

Di akhir sambutan, ia juga berpesan kepada warga binaan untuk mencontoh kupu-kupu. Berawal dari ulat yang banyak orang tidak menyukainya kemudian berubah menjadi kepompong. Hingga akhirnya menjadi kupu-kupu yang indah dan menebar manfaat kepada sesama.

Indah Nuwari, salah satu warga binaan yang ikut dalam acara itu mengutarakan rasa senangnya atas agenda yang sudah dilaksanakan. Menurutnya, berbuka bersama UMM sangat meriah dan menyenangkan. Apalagi ada sumbangan buku yang UMM berikan untuk menghibur warga binaan ketika sedang bosan.

Ia mengaku buku menjadi salah satu hiburan yang mereka miliki untuk menghabiskan waktu. “Seringkali kami membaca buku yang sama berulang-ulang kali. Alhamdulillah ada banyak buku yang disumbangkan kepada Lapas Perempuan ini,” ungkapnya. (Wildan/RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here