Thohir Luth: Muballigh Muda Muhammadiyah Harus Mampu Membuat Perubahan

0
664

KLIMU.CO-Ideologi Muhammadiyah adalah pemikiran-pemikiran besar dan substansial tokoh-tokoh Muhammadiyah sebagai sumber inspirasi, motivasi dan militansi gerakan untuk mencapai “Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur” atau Negara Utama (Al-madinah Alfadhilah).

Demikian disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur periode 2010-2015 Prof. Dr. Thohir Luth, MA. dalam kegiatan pelatihan Muballigh Muda Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya di Hotel New Start Jl Raya Trawas Dusun Slepi Desa Ketapan Rame Trawas Mojokerto. Sabtu (28/4).

Prof Thohir luth, menjelaskan, Idiologi Muhammadiyah ini melahirkan gerakan dakwah Amar Ma’ruf Nahi Mungkar dalam berbagai bidang untuk memperoleh kemenangan. “untuk mencapai tujuan ini Muhammadiyah membangun sinergitas idiologi Muhammadiyah dengan Theologi Muhammadiyah atau Alma’un, memberi sesuatu yang bermanfaat pada sesama, melakukan gerkan dakwah dan jihad lilmuwajahah untuk kesemestaan Ummat. Maka diperlukan keikhlasan beramal, istiqomah dalam militansi, menikmati perjuangan sebagai perbuatan ibadah.” papar Ketua MUI Jatim periode 2015-2020 itu.

Menurutnya, keberadaan Muballigh Muda Muhammadiyah sebagai agent of sosial changes, mewujudkan masyarakat madani, melakukan gerakan dakwah dengan membawa konsep Islam yang berkemajuan, melakukan pembangunan berkelanjutan yang bermakna. “Untuk itu dibutuhkan dakwah pembebasan, dakwah pencerahan dan dakwah pemberdayaan.” ucap Ketua Pusat Pembinaan Agama periode 1999 itu.

Masih kata Prof Thohir, Muballigh Muda Muhammadiyah punya kewajiban untuk menjaga keberadaan Muhammadiyah, membela perjuangannya, istiqomah melanjutkan dakwah Muhammadiyah, membentuk atau membina generasi Muhammadiyah sebagai pelopor, penerus amal usaha Muhammadiyah.

Diakhir tausiyahnya, Prof Thohir berpesan dengan menyitir pesan pendiri Muhammadiyah Kh Ahmad Dahlan “Aku titip Muhammadiyah Kepadamu, hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah, dadiyo Kyai sing kemajon, lan ojo kesel anggonmu nyambut gawe kanggo Muhammadiyah,” Semoga Allah meridhoi perjuangan kita, selamat berjihad fi-sabilillah melalui persyarikatan Muhammadiyah.” tukasnya. (Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here