Tiga Golongan Manusia yang Akan Mengisi Api Neraka

0
334
Habibullah Al Irsyad menyampaikan materi di TPQ Al Fatah Masjid Remaja. (Udin/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Pada malam hari ini (tadi malam, Red) di malam tahun baru 2021 Masehi, tiada kata yang patut kita ucapkan selain sanjungan puji syukur alhamdulillah ke hadirat Allah Subhaanahuu Wata’ala atas limpahan rahmat dan karunia yang diberikan Allah kepada kita semua sehingga kita bisa menggunakan hati, mata, telinga, mulut dan anggota tubuh lainnya untuk ibadah kepada Allah melalui kegiatan mabit ini.”

Hal itu disampaikan pengurus Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya UstadzĀ  Habibullah Al Irsyad MPdI dalam kegiatan Road Show Dakwah Spiritual LDK PDM Kota Surabaya dan Malam Bina Iman dan Taqwa (MABIT) di Masjid Remaja Jalan Kalilom Lor 3/41 Kenjeran Surabaya, Kamis (31/12/2020).

Habibullah Al Irsyad mengatakan, siapa saja yang hadir malam hari itu akan mendapatkan kehidupan yang bahagia. “Malam hari ini (tadi malam, Red) Allah memberikan nikmat yang besar kepada kita semua, kita berada di rumah Allah dalam rangka thalabul ‘ilmi, menuntut ilmu, sehingga para malaikat saat ini berada di tengah-tengah kita untuk mendoakan kita semua,” katanya.

“Saat ini Allah memberikan nikmat hati, nikmat mata, nikmat telinga, nikmat mulut dan lainnya sehingga kita bisa hadir di masjid ini untuk taqarrub ilallaah, mendekatkan diri kepada Allah,” tutur wakil ketua PDPM Kota Surabaya itu.

Menurut Ustadz Habib, biasa dipanggil, Allah menegaskan dalam Al Quran surah Al a’raf ayat 179 bahwa Allah akan mengisi api neraka itu dari golongan jin dan manusia.

“Manusia pertama yang akan dimasukkan ke neraka jahanam itu mereka yang punya hati, akal tetapi tidak dipergunakan untuk memahami ayat-ayat Allah, hati. Akal yang dimiliki hanya digunakan untuk menghilangkan ayat-ayat Allah dari muka bumi ini,” ucap dia.

Manusia kedua, lanjutnya, adalah manusia yang memiliki mata, tetapi mata yang dimilikinya hanya digunakan untuk melihat kemaksiatan-kemaksiatan seperti yang ada di Whatsapp, Facebook, Line, Instagram dan lainnya.

“Manusia ketiga ialah manusia yang memiliki telinga tetapi telinganya hanya dipergunakan untuk mendengarkan hal-hal yang dilarang oleh Allah Subhaanahuu Wata’ala seperti musik-musik yang tidak islami ataupun yang lainnya,” tutur petugas Bina Rohani RS PKU Muhammadiyah Surabaya itu.

Di akhir tausiah, Ustadz Habib mengajak kepada seluruh santri untuk mensyukuri nikmat Allah dengan menggunakan seluruh anggota tubuh yang sehat ini hanya untuk beribadah kepada Allah. (Udin/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here