Tiga Pesan Kepala SD Mudipat pada Siswa Jelang USBN

0
115
Foto suasana Pemantaban sukses Ujian Nasional SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya diambil dari dokumen sekolah.

KLIKMU.CO – Ketika banyak warga Kota Pahlawan yang masih menikmati libur panjang, SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya tetap fokus dengan agenda sekolah. Jumat malam (19/4) mereka mengadakan salat Lail berjamaah dan doa bersama di Masjid Manarul Ilmi, ITS, Sukolilo.

Acara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas VI yang akan mengikuti USBN Senin (22/4) serta seluruh guru dan karyawan Mudipat. Mereka berpakaian serbaputih. Salat Lail dipimpin oleh Dr Sholihin MPSDM.

Acara dimulai dengan salat Isya berjamaah. Kemudian dilanjut dengan salat Lail berjamaah dengan 11 rakaat.

“Ini adalah rekor terbanyak wali murid yang bisa datang dalam acara doa bersama. Sebelumnya tidak sampai sepenuh ini,” kata Munarto, wali kelas VI.

Ya, yang datang pada acara kali ini memang banyak. Di dalam masjid saf laki-laki hampir penuh. Tausiah disampaikan oleh Ustaz Muhammad Farid Anwar. Acara ini dipandu oleh Ustaz Muhlisin, guru Al Islam Mudipat. “Disediakan empat kotak infak. Insyaallah akan diberikan ke masjid,” katanya.

Pukul 08.05 acara tausiah pun dimulai. Jamaah menyimak dengan saksama. Seluruh jajaran pimpinan sekolah pun hadir. Yakni, Kepala SD Mudipat Syaikhul Islam MHI serta Wakil Kepala SD Mudipat Ainuzzaim MPd dan Aliyatuzzakiyah SSi.

Hadir pula sebagai undangan kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya yang turut memberikan sambutan. Pertama, sebagai keluarga besar di kompleks Pucang, dia mendoakan mudah-mudahan ada yang juara nasional nilai USBN dari SD Mudipat.

“Insyaallah akan juara karena murid SD Mudipat hebat-hebat,” ujarnya. Anak-anak Pucang juga diharapkan menjadi anak yg saleh. Kedua, SMP Muhammadiyah 5 insyaallah siap melanjutkan talenta dari anak-anak SD Mudipat.

Sementara itu, Kepala SD Mudipat Ustaz Syaikhul Islam MHI menyatakan berterima kasih kepada para panitia. Agar anak-anak mendapat motivasi, katanya,harus diberi hal rasional maupun supranatural. Ustaz Syaikhul kemudian memberikan yel-yel. “USBN,” katanya. “Bismillah, lancar, sukses, berkah,” jawab para siswa kompak.

Sang kepala sekolah lantas memberikan pesan kepada anak-anak. Pertama, kesehatan mereka harus dijaga betul. Makan diatur. “Kedua, konsistensi dalam belajar. Tidak boleh juga berpuas diri,” tuturnya. Ketiga, memperbanyak ibadah dan doa. Salat lail dan salat Tahajud, kata dia, harus tetap berlanjut.

“Siap ndak salat Tahajud lagi?” tanyanya. “Siaaaappp,” jawab siswa. (Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here