Tryout Perdana, Spemma Songsong AKM Pengganti UN

0
133
Tangkapan layar pelaksanaan tryout AKM Spemma lewat aplikasi Teams. (Ida Ayu Mayangsari/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Setelah melaksanakan pembinaan asesmen kompetensi minimum (AKM) sejak Desember 2020, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya kali pertama menggelar tryout AKM selama empat hari Kamis lalu (4/2/2021). Tryout AKM dilaksanakan guna melihat kemampuan siswa dalam mengerjakan soal AKM di tryout pertama ini. Soal yang disajikan sebanyak 5 butir dengan konsep yang berbeda-beda setiap soal.

Sebagaimana diketahui AKM adalah program diluncurkan pemerintah pada 2020 sebagai pengganti ujian nasional (UN). AKM merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan murid untuk dapat mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif dalam masyarakat.

Dalam pembelajaran AKM di Spemma, julukan SMP Muhammadiyah 5, ada empat kategori kompetensi. Yakni literasi numerasi, literasi membaca, literasi sains, dan literasi karakter. Empat kompetensi ini yang diberikan untuk seluruh siswa kelas 8 SMP Muhammadiyah 5 Surabaya.

“Kami sajikan lima soal untuk siswa-siswi ini karena kami ingin melihat kemampuan siswa-siswi dalam mengerjakan soal AKM. Kami juga dapat menilai pencapaian apa yang didapat oleh siswa-siswi ini selama pembinaan AKM,” ujar Misbach N. Ssi MM, kaur kurikulum Spemma.

Menurut Misbach, tryout dilakukan secara daring dengan bergabung dalam meeting pada aplikasi Teams. Hal ini bertujuan untuk melihat serta mengawasi siswa bagaimana menjalankan tryout AKM pertamanya ini.

“Tujuan tryout AKM ini adalah mengetahui seberapa jauh para siswa dapat memahami soal-soal AKM pada waktu pembinaan selama empat hari dalam seminggu,” ujarnya.

Dengan  begitu, dapat diketahui aspek apa yang dirasa siswa masih atau kurang mampu untuk menyelesaikan permasalahan yang ada di soal-soal AKM. Lalu, diharapkan dengan mengetahui hasil dari tryout AKM pertama ini, para pembina AKM akan selalu membimbing dalam setiap pembelajarannya.

“Bapak dan ibu pembina diharapkan memberikan pembelajaran yang terbaik untuk siswa-siswi Spemma. Karena AKM ini merupakan program baru pemerintah sebagai pengganti ujian nasional yang telah mandarah daging dalam dunia pendidikan,” lanjut Kepala Sekolah Spemma Drs H Alim MPdI.

Alim menjelaskan, sebagai transisi pergantian ujian nasional, Spemma tetap selalu membimbing para siswa untuk mengenal lebih jauh AKM dengan berbagai bentuk konsep soal yang disajikan. Dengan pembinaan yang dilakukan empat hari dalam seminggu, para siswa akan terbiasa dengan soal-soal latihan AKM yang telah dipelajari.

“Maka, para siswa diharapkan mampu mencapai pembelajaran AKM,” ujarnya. (Ida Ayu Mayangsari/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here