Tujuh Hal yang Hendaknya Dilakukan pada Ramadan

0
193

KLIKMU.CO – Setiap bulan pada Ahad pertama Majelis Tabligh PCM Krembangan mengadakan Pengajian Sakinah. Pengajian kali ini diadakan pada Ahad (5/5) pagi di Masjid Al Huda, Babadan Rukun 77. Tema yang diusung dalam pengajian itu adalah Laksana Puasa Bersama Rasulullah Saw. Penceramah yang menyampaikan tausiah tersebut adalah Drs M. Luthfi.

Sebelum dimulai, ada pembacaan Alquran surah Al Baqarah ayat 183 sampai 186 yang dilantunkan oleh Erwin. Setelah itu, ada sambutan dari Ketua PCM Krembangan Sutikno SSos. Ada empat poin penting yang disampaikannya, yaitu tidak menyebar hoax, tidak ada konflik usai pemilu, Muhammadiyah harus bermanfaat bagi warga sekitar, dan anjuran kepada orang tua untuk menyekolahkan anaknya di sekolah Muhammadiyah.

Usai pembacaan ayat suci Alquran dan sambutan ketua PCM Krembangan, ceramah pun dimulai. Pada awal kajian, Luthfi dengan tegas menyatakan bahwa ada orang bodoh pada bulan Ramadan. “Hanya orang bodoh yang menyambut bulan Ramadan sama dengan menyambut bulan lain,” jelas wakil sekretaris PDM Surabaya itu.

Luthfi juga menyampaikan bahwa pada bulan Ramadan ada malam yang disebut lailatul qadar. “Malam itu lebih baik dari seribu bulan, sekitar 83 tahun. Belum tentu manusia yang hidup selama itu digunakan untuk ibadah saja,” terangnya. Luthfi kemudian menceritakan bahwa Rasulullah menangis menjelang Ramadan berakhir karena dua hal. Pertama, Rasulullah khawatir amalnya tertolak. Kedua, Rasulullah khawatir tidak berjumpa dengan Ramadan berikutnya. Dalam kajian itu, Luthfi juga menyampaikan bahwa sepuluh hari terakhir bulan Ramadan hendaknya meningkatkan amal, bukan malah terfokus pada persiapan Lebaran.

Menjelang akhir kajian, Luthfi menyampaikan tujuh hal yang disunahkan pada bulan Ramadan. Pertama, mengakhirkan sahur. Kedua, memperbanyak membaca Alquran. Ketiga, memperbanyak sedekah. Keempat, memperbanyak salat sunnah. Kelima, mengawalkan buka puasa. Keenam, memberi makan orang yang berbuka puasa. Ketujuh, melakukan iktikaf. Tiap-tiap amal tersebut dijelaskan keutamaan dan hikmahnya oleh Luthfi. (Fikri Fachrudin/AchmadSan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here