Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur, Sekolah Akhlaq Mendadak Menjadi Pasar

0
448
Foto salah satu kelompok olahan produk bubur hijau menunggu konsumen. Foto diambil oleh devie

KLIKMU.CO-Pekan ujian praktik bagi kelas sembilan yang dilaksanakan sebagai syarat kelulusan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh Sekolah Akhlaq SMP Muhammadiyah 9 untuk mengembangkan soft skill peserta didiknya.

Kamis (06/02), ujian praktik mapel prakarya dengan tema olahan bahan pangan menjadi produk dilaksanakan dengan konsep bazar. Bekerja sama dengan mapel IPS untuk perhitungan laba ruginya ujian praktik kali ini mampu mengubah halaman sekolah menjadi pasar dadakan.

Beberapa ide kreasi tertuang dalam olahan makanan dan minuman yang diperjual belikan oleh peserta didik kelas 9 ke warga sekolah. Diantaranya salad buah, jasuke, puding sedot, sandwich, jus buah segar, es rumput laut, bubur kacang hijau, hingga rujak buah hasil karya mereka sendiri.

Ustad Nungki selaku guru pengampuh mapel Prakarya menuturkan bahwa pemilihan bab pengolahan bahan pangan menjadi produk makanan minuman ini bertujuan melatih peserta didik untuk berwirausaha.

“Sengaja memilih bab ini untuk ujian praktik biar mereka latihan berwirausaha hasil olahannya sendiri walaupun itu dalam skala kecil tapi diluar ekspektasi karena anak-anak berkreasi menggunakan kemasan yang menarik”, lanjut pria yang juga guru SBK itu.

Produk olahan makanan dan minuman yang sudah mereka jual kepada konsumen selanjutnya akan dipertanggung jawabkan dalam ujian mapel IPS. Presentasi perhitungan untung rugi dalam penjualan dilakukan untuk melihat sejauh mana keberhasilan dalam memasarkan produk.

“Ujian praktik secara tersirat yang tergabung dengan mapel prakarya ini untuk membelajarkan anak-anak manajemen keuangan selain itu juga manfaat lain adalah materi dari keuntungan yang didapatkan”, tandas Ustadzah Endang selaku penguji mapel IPS.

Harapan daripada pelaksanaan ujian praktik ini selain mendapatkan nilai akademik, lebih besar lagi adalah memberikan bekal peserta didik untuk siap bersaing di era yang lebih banyak orang berkreasi dibidang kuliner.

“Setelah ujian ini tidak berhenti sampai disini, rencananya saya dan teman kelompok akan melanjutkan berjualan di taman bungkul kalau weekend”, tutup Jafni peserta didik yang membuat olahan bubur kacang hijau dalam presentasinya. (Risalatin N.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here