Tunggu Kondusif Korona, SD Muhammadiyah 4 Surabaya Terapkan Belajar Daring

0
87
Sejumlah guru Mudipat menyiapkan pembelajaran daring, Ahad (15/3/2020). (foto: jatim.sindonews.com)

 

KLIKMU.CO – SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) meliburkan kegiatan belajar-mengajar (KBM) selama sepekan (16-21 Maret 2020). Hal itu mengantisipasi terus mewabahnya virus korona (Covid-19) di tanah air. Bahkan sejumlah kegiatan belajar di luar sekolah juga ditunda sampai situasi kondusif.

Namun, meski KBM di sekolah ditiadakan, sekolah mengganti pembelajaran secara daring (online) melalui web resmi sekolah mudipat.co dan atau grup WA kelas.

Kepala Mudipat M. Syaikhul Islam MHI mengatakan, sejak awal mewabahnya virus korona pihaknya sudah mengantisipasi persebaran virus di sekolah. Berbagai macam imbauan, termasuk juga maklumat-maklumat, di-share kepada orang tua. Seluruh wastafel dengan sabun dan antiseptik ditaruh di berbagai kelas dan ruangan-ruangan lain.

“Namun, karena ada imbauan resmi dari Dinas Pendidikan dan Pemkot Surabaya, juga dari Majelis Dikdasmen PWM Jatim, kami selama sepekan ini juga menaati dengan melakukan sistem pembelajaran secara daring atau online,” katanya Ustadz Syaikhul, Ahad (15/3/2020).

Pria yang juga menjabat pemred Klikmu.co itu menyatakan, saat ini guru-guru SD Muhammadiyah 4 Pucang tengah menyiapkan bagaimana proses pembelajaran secara daring. Berbagai mata pelajaran akan disampaikan melalui grup-grup WhatApp yang ada di setiap kelas, media tv channel YouTube, laman mudipat.co, yang bisa diakses oleh orangtua maupun anak-anak secara real time.

“Jadi, kita mempunyai cukup media untuk melakukan pembelajaran secara daring ini. Alhamdulillah hari ini kami sudah siap dan besok kita implementasikan,” ucapnya.

Wakil ketua PWPM Jatim itu berharap, meskipun proses belajar mengajar dilakukan tanpa tatap muka, mutu dan pendidikan yang dijalankan tidak berkurang. Sebab, guru-guru tetap memantau perkembangan peserta didik melalui komunikasi dengan orangtua siswa.

Adapun guru dan karyawan selama sepekan ini tetap masuk. Hanya, jam bekerja diperpendek.

“Masuknya agak disiangkan sedikit pukul 07.30-13.00 WIB. Biasanya kan pukul 06.45-15.45 WIB. Ini agak kita rampingkan waktu kerja mereka karena ini juga imbauan dari dinas pendidikan,” jelasnya.

Adapun kegiatan lain yang diliburkan adalah kegiatan outdoor siswa (Diklat Seni, HW Challenge, dan English Immersion) ditunda hingga situasi kondusif. Demikian juga Pesantren Mudipat juga diliburkan untuk sementara waktu.

“Semoga Allah swt senantiasa menjaga kita dan keluarga tercinta dari wabah virus korona (Covid-19) serta marabahaya lainnya. Amin yra,” harap Ustadz Syaikhul. (Mul/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here