Ujian Adalah Cara Allah Melihat Kesungguhan Iman Kita

0
176
Habibullah Al Irsyad menyampaikan tausiah dalam pengajian Aisyiyah Ranting Bulak Banteng Wetan di Masjid Al Mukminun. (Rani/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – “Salah satu konsekuensi pernyataan iman kita adalah kita harus siap menghadapi ujian yang diberikan Allah Subhanahu Wa Ta’Ala kepada kita. Untuk membuktikan sejauh mana kebenaran dan kesungguhan kita dalam menyatakan Iman. Apakah iman kita ini betul-betul bersumber dari keyakinan dan kemantapan hati atau sekadar ikut-ikutan serta tidak tahu arah dan tujuan.”

Demikian disampaikan Ketua Lembaga Dakwah Khusus (LDK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Ustadz Habibullah Al Irsyad MPdI dalam pengajian rutin Pimpinan Ranting Aisyiyah Bulak Banteng Wetan di Masjid Al Mukminun, Jalan Bulak Banteng Wetan 14/02, Kenjeran, Surabaya, Ahad (7/3/2021).

Habibullah menyampaikan firman Allah dalam surah Al Ankabut ayat 1 yang berbunyi, Ahasibannaasu ayyutrakuu anyaquluu amannaa wahum laayuftanuun. “Arti dari ayat itu ialah Apakah manusia itu mengira dibiarkan begitu saja mengatakan ‘Kami telah beriman’ sedangkan mereka tidak diuji lagi,” katanya menyitir firman Allah itu.

Menurut dia, orang yang istiqamah dalam imannya akan dibalas surga. Bila kita sudah menyatakan iman dan kita mengharapkan manisnya buah iman yang kita miliki, yaitu surga, sebagaimana yang dijanjikan oleh Allah, sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh bagi mereka adalah surga firdaus menjadi tempat tinggal. Demikian Habibullah menjelaskan arti dari firman Allah surah Al Kahfi ayat 107.

“Marilah kita bersiap-siap untuk menghadapi ujian berat yang akan diberikan Allah kepada kita, dan bersabarlah kala ujian itu datang kepada kita. Allah memberikan sindiran kepada kita yang ingin masuk surga tanpa melewati ujian yang berat,” kata ketua MPS PCM Kenjeran itu.

“Apakah kalian mengira akan masuk surga, sedangkan belum datang kepada kalian cobaan sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kalian mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta diguncangkan dengan bermacam-macam cobaan sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, Bilakah datangnya pertolongan Allah? Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat,” tambahnya merujuk surah Al baqarah ayat 214.

“Karena itu, apa yang sudah kita korbankan untuk agama dan apa yang sudah kita berikan untuk keutuhan agama kita? tanya dia kepada jamaah. “Mari kita renungkan bersama,” tukasnya. (Rani/Habibie/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here