Ujian Tahfidz Alquran Semgalas: Mengasah Kemampuan Siswa Dalam Menghafal dan Memahami Alquran

0
92
Setoran Hafalan: Sejak dini siswa SMP Muhammadiyah 13 digembleng bacaan qur'annya.(Foto:Spesial)

KLIKMU.CO – “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Alquran dan mengajarkannya,” kata Ustadz M. Khoirur Rozikin, S.Psi Ketua Pelaksana di depan seluruh peserta didik SMP Muhammadiyah 13 Surabaya (Spemgalas) tentang tujuan utama menghafal Alquran.

Tidak kurang dari 56 peserta didik kelas 9 Spemgalas Surabaya itu mengikuti Ujian Tahfidz Alquran juz ke 30. Kegiatan tersebut untuk mengujikan hafalan Alquran yang telah ditentukan (juz 30) ditambah beberapa surat juz 29 pilihan lainnya.

Kata Khoirur, bahwa ujian tahfidz Alqur’an tersebut merupakan ujian wajib untuk kelas 9 setelah UNBK.

“Hafalan itu kegiatan positif, bukan ajang menyombongkan diri, tapi untuk menjaga diri dari hal negatif dan menyelamatkan keluarga dari api neraka,” jelasnya di depan seluruh siswa, Sabtu (5/5).

Hal senada juga disampaikan Ustadz Samsudi, S.Ag Kepala Sekolah Spemgalas, bahwa kegiatan untuk murojaah dan menguji hafalan siswa. Selain itu, juga mempersiapkan diri siswa untuk ujian tahfidz di tahun berikutnya. Karena itu, kelas 7 dan 8 juga dihadirkan supaya mengerti kakak tingkatnya.

“Alhamdulillah, dengan program BTQ yang di laksanakan setiap hari di sekolah beberapa siswa kelas 7 dan 8 sudah hafal juz 30 dan melanjutkan untuk juz 29,” katanya dengan bangga.

Bagi sekolah yang beralamat di Jln. Tambak Segaran No. 27 Surabaya itu pelaksanaan ujian tersebut merupakan rangkaian syarat kelulusan.

“Harapannya siswa bisa memahami sejak dini motivasi yang benar dalam membaca atau menghafal Alquran,” tambah Samsudi.

Dia menjelaskan di depan anak didiknya tentang berbagai keutamaan Alquran. Di antaranya, tambah Dia, Alquran menjadi syafaat (pertolongan) di hari Kiamat bagi para pembacanya. Berlimpahnya pahala, menenangkan hati dan mendamaikan jiwa. Hingga kesempatan untuk mengenakan mahkota istimewa kepada orangtua di surga.

Karena itu, kata Samsudi, tahfidz tersebut siswa diuji oleh tim penguji berdasarkan aspek penilaian. Seperti, kefashihan dalam membaca Alquran, tartil, tajwid, dan adab.

Dia berharap dengan program tersebut bisa membangun generasi muda kepada kecintaan Alquran sejak dini.

“Mereka tidak hanya diantar untuk giat membaca atau menghafal Alquran tapi juga mengamalkan dan mendakwahkannya kelak,” tukas dia

Dalam kegiatan ini, peserta terbaik tahfidz juz 29 dan 30 diraih olehnya Ananda Muhammad Teuku Fadhil (9A). (Roz/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here