UM Surabaya Gelar Market Day, Hadirkan Langsung Para Pelaku Bisnis Nasional

0
76
Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Dr dr Sukadiono MM dalam sambutan Market Day. (Fatkur/Klikmu.co)
http://klikmu.co/wp-content/uploads/2018/01/iklan720.jpg

KLIKMU.CO – Perubahan dalam bisnis yang cepat di berbagai bidang juga harus diiringi dengan peningkatan inovasi pembelajaran bagi peserta didik.┬áHal itu mendorong Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Surabaya untuk mengadakan lomba Business House, Lomba Business Plan, Market Day, dan Seminar Business Outlook pada 2020. Tujuannya, mahasiswa mampu berpikir kreatif, memahami konsep bisnis, membuat rencana bisnis, dan mengimplikasikannya melalui output produk yang mempunyai keunggulan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu-Kamis (8-9/1) di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jl Sutorejo Nomor 59, Mulyorejo, Surabaya.

Dalam sambutan pembukaan Rabu (8/1), Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya Dr dr Sukadiono MM menyampaikan, kegiatan Market Day akan menjadi bagian dari ikon Fakultas Ekonomi dan Bisnis UM Surabaya yang selanjutnya harus dikawal untuk mewujudkannya menjadi Unit usaha mahasiswa.

Senada dengan hal tersebut, dalam sambutan kegiatan Seminar Nasional Business Outlook pada Kamis (9/1), Wakil Rektor II Dr M. Ridlwan MPd menyampaikan, mahasiswa pada era 4.0 harus didorong untuk menjadi pengusaha. “Karena hal tersebut akan menjadi suatu kebanggaan bagi Universitas Muhammadiyah Surabaya ketika alumninya banyak yang menjadi pengusaha,” jelasnya.

Pada seminar tersebut hadir sebagai pembicara adalah Ir Yuda Setiawan selaku CEO PT Laziza Rahmat Semesta, Alfian Rizki Pradhana ST MM selaku kepala Litbang PT Garam (Persero), dan Drs Ec Bambang Budiarto MSi selaku sekretaris ISEI.

Yuda Setiawan menyampaikan bahwa ke depan bisnis akan semakin cepat karena semua dapat diakses oleh berbagai kalangan. Tantangannya pun, menurut dia, akan semakin bervariasi karena karakter anak milenial yang semakin variatif sehingga tidak loyal akan satu produk.

Pada kesempatan tersebut, Yuda Setiawan yang telah berhasil membuka 50 outlet pada bisnis yang ditekuninya mengajak para mahasiswa untuk mencoba berwirausaha sebagaimana bidang yang telah diminati. Juga melakukan kolaborasi dengan pihak lain yang dapat mendorong usahanya untuk semakin berkembang dengan baik.

“Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif adalah salah satu faktor yang mendorong percepatan suatu usaha,” tutur Sekretaris ISEI Bambang Budiarto di kesempatan lain.

Pada bagian akhir, Alfian Rizki Pradana mengutip pidato Soeharto pada 1995 yang mengatakan bahwa anak-anak sekarang harus disiapkan untuk mencintai tanah air. “Jika lantas kelak dalam rangka kompetisi bersaing dengan bangsa lain, kita masih kurang, untuk menghadapi banjirnya barang-barang (asing) itu, maka hanya dengan mencintai tanah air, maka remaja yang nanti akan hidup di tahun 2020 bisa menjadi benteng untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa,” katanya.

“Maka tepat pada tahun inilah, tahun yang telah diprediksikan oleh Soeharto, sehingga kita anak muda harus mencintai produk dalam negeri dan melakukan inovasi dalam berwirausaha agar mampu menghadapi globalisasi ekonomi,” tuturnya. (Fatkur/Huda/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here