UMG Jalin Kolaborasi dengan 13 SMA/SMK Se-Kabupaten Gresik

0
132
Penandatangan MoU antara rektor UMG dan perwakilan sekolah. (Humas/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Gresik melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan 13 SMA dan SMK se-Kabupaten Gresik, Rabu (31/3/2021). Sekolah-sekolah tersebut adalah SMA Muhammadiyah 8 Gresik, SMK Muhammadiyah 1 Gresik, SMK Muhammadiyah 2 Gresik, SMK Muhammadiyah 3 Gresik, SMK Muhammadiyah 5 Gresik, SMK Maskumambang 1 Dukun, SMK Maskumambang 2 Dukun, SMK Al Azhar Menganti, SMK Ma’arif NU Driyorejo, SMK Nurul Islam Manyar Gresik, SMK Ma’arif NU Sunan Giri Driyorejo Gresik, SMK NU Bahrul Ulum Menganti Gresik, dan SMK Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah Gresik.

Kegiatan penandatanganan MoU ini dilaksanakan secara luring di Hall Sang Pencerah lantai 8 Universitas Muhammadiyah Gresik. Kepala sekolah dan wakil kepala sekolah sekolah yang bersangkutan turut hadir.

Kepala Biro BVTS  Dr. Moh. Agung Surianto, S.E., M.SM., CSRS mengatakan, kerja sama yang akan dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Gresik dengan SMA dan SMK tersebut antara lain di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Juga pengelolaan perpustakaan dan pemberian beasiswa. Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan pembahasan rencana tindak lanjut MoU yang meliputi pengadaan program DAT bagi siswa sekolah terkait,  program SMK 4 tahun, serta penyampaian beasiswa bagi calon mahasiswa.

“Dengan adanya penandatangan MoU dengan sekolah-sekolah di Kabupaten Gresik ini, nantinya diharapkan menjadi pintu masuk ataupun entry point agar Universitas Muhammadiyah Gresik dapat menjalin hubungan yang lebih intensif dan semakin dekat dengan sekolah-sekolah yang berada di wilayah Kabupaten Gresik,” paparnya.

Sebelumnya Universitas Muhammadiyah Gresik telah melakukan kerja sama dengan 21 SMK di Jawa Timur, namun belum ada yang berasal dari Kabupaten Gresik.

Implementasi yang akan dilakukan sebagai tindak lanjut penandatanganan MoU ini adalah melakukan asesmen terkait aplikasi perkantoran dengan SMA Muhammadiyah 8 Gresik.

Dr. Agung mengatakan bahwa sudah ada 200 siswa yang siap untuk diberi asesmen ini. “Untuk implementasi dengan sekolah-sekolah lain akan mengikuti, disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Sebab, perjanjian kerja sama ini masih bersifat umum sehingga akan dilakukan need analysis yang lebih dalam untuk mengetahui kebutuhan sekolah tersebut sebelum dilakukan implementasi,” paparnya.

“Saya harap UMG dapat memberikan manfaat nyata bagi SMA maupun SMK di lingkungan Kabupaten Gresik untuk sama-sama bersinergi dan bekerja sama mendukung pendidikan di Gresik,” tutupnya. (Humas/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here