UMM Buka Layanan Konseling Gratis untuk Masyarakat

0
218
Petugas Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bimbingan Konseling Fakultas Psikologi UMM siap memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat. (UMM/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Upaya percepatan penanggulangan persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19) nyatanya tidak hanya bisa dilakukan oleh pemerintah. Berbagai macam cara dapat diambil berbagai lapisan masyarakat untuk mengatasi permasalahan tersebut dalam rangka membantu tugas pemerintah. Misalnya yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Perguruan tinggi berjuluk Kampus Putih ini lewat Unit Pelayanan Teknis (UPT) Bimbingan Konseling Fakultas Psikologi memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat yang memiliki kecemasan berlebih akibat Covid-19.

Kepala UPT Bimbingan dan Konseling UMM Hudaniah, SPsi MSi menjelaskan, kehadiran pelayanan konseling ini bermula saat pihaknya melihat keberagaman respons dari civitas academica UMM terhadap persebaran Covid-19.

Keadaan sebenarnya dalam internal, terutama di mahasiswa, beragam. Ada yang santai meresponsnya, ada mahasiswa yang cemas karena orang tuanya juga ikut cemas dan menyuruh anaknya segera pulang. “Perguruan tinggi yang tidak luput dari kecemasan saat mahasiswa yang seharusnya ikut kuliah online malah nongkrong di warung kopi,” ucap Hudaniah.

Melihat kondisi tersebut, UPT BK UMM memutuskan membuka layanan dalam upaya menekan kecemasan dengan memberikan pelayanan konseling. Hudaniah melanjutkan, jika biasanya pelayanan dilakukan secara tatap muka atau pertemuan langsung, konseling Covid-19 diberikan secara online dengan memanfaatkan platform berbagai media sosial yang ada.

Tidak hanya untuk internal Kampus Putih. Layanan ini juga dibuka untuk seluruh masyarakat. “Karena online itu bisa menjangkau lebih luas yah, terus kemarin ada beberapa tanya kalau dari luar UMM boleh tidak menggunakan layanan ini? Ya, tentu. Ini juga sebagai bentuk kepedulian sosial kami untuk masyarakat dan negara ini,” imbuh Hudaniah.

Dalam konseling Covid-19 ini, BK UMM menerjunkan 4 tenaga ahli yang siap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hudaniah menjelaskan, ada kemungkinan jumlah tersebut akan ditambah tergantung respons masyarakat seperti apa nanti. Dengan begitu, layanan konseling Covid-19 yang resmi dibuka sejak Maret lalu ini dapat memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here