UMM Siap Cetak 374 Pemimpin Masa Depan

0
131
Rektor UMM Dr Fauzan MPd memberikan sambutan dalam acara Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa (LKMM). (Wildan/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Skill kepemimpinan merupakan salah satu hal yang perlu dikuasai oleh para pimpinan organisasi. Dalam rangka membantu kepengurusan organisasi intra yang baru, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa (LKMM). Pelatihan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari tanggal 26-28 April 2021 di Rusunawa UMM.

Ketua Panitia LKMM Henik Sukorini mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan untuk melatih pimpinan organisasi intra kampus yang baru. Meskipun sempat vakum di tahun lalu, agenda ini kembali digelar tahun ini dengan mematuhi protokol kesehatan yang ketat.

“Para peserta pelatihan dibagi menjadi dua kelompok, yakni luring dan daring. Hal itu dilakukan agar tidak menciptakan kerumunan massa,” kata Sukorini di sela-sela memantau pelatihan.

Ia memastikan ada sebanyak 374 peserta yang tergabung dalam agenda ini. Khusus peserta yang luring, memang diperuntukkan bagi para ketua organisasi. Sementara sekretaris dan bendahara bisa mengikuti kegiatan ini secara daring.

“Karena pelatihan ini mengharuskan para ketua untuk menginap di Rusunawa, pihak kampus memberikan fasilitas rapid antigen untuk peserta luring,” ujar Wakil Dekan III FPP tersebut.

Henik sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa rangkaian agenda ini meliputi pelatihan kepemimpinan baik dalam hal organisasi maupun administrasi. Henik kembali menjelaskan bahwa kegiatan-kegiatan pada LKMM tahun ini tidak terlalu menguras fisik. Hal ini bertujuan untuk menjaga stamina dan sistem imun di bulan puasa.

“Selain kepemimpinan dan administrasi, para peserta juga diajari bagaimana literasi media yang baik dan berorganisasi di kala pandemi. Materi organisasi di masa pandemi ini diberikan agar mahasiswa tahu batasan-batasannya seperti apa. Selain itu juga bagaimana menyusun model acara yang harus dibuat,” kata dosen kelahiran Blitar tersebut.

Ia berharap para peserta tidak hanya menerima pelatihan saja, namun juga mempraktekan apa yang didapat di organisasi intra masing-masing. “Selain itu, saya juga ingin para peserta juga bisa menularkan dan mengajari materi pelatihan ke teman-teman lainnya,” pungkas Henik. (Wildan/RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here