UMM Tambah Guru Besar Bidang Teknologi Pangan dan Logistik

1
135
Prof Dr Ir Elfi Anis Saati MP (tiga dari kanan) dan Prof Dr Ilyas Masudin ST MLogSCM PhD (dua dari kiri).

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) punya dua guru besar baru di Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian-Peternakan. Hal itu diumumkan saat penyerahan Surat Keputusan Guru Besar oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur di Ruang Sidang Senat UMM, Kamis (16/7).

Keduanya adalah Prof Dr Ir Elfi Anis Saati MP dan Prof Dr Ilyas Masudin ST MLogSCM PhD. Elfi sendiri mendapat Surat Keputusan Mendikbud menjadi Profesor atau Guru Besar di Bidang Teknologi Hasil Pangan (THP). Sementara Ilyas menjadi Profesor atau Guru Besar di Bidang Logistik dan Rantai Pasok.

Kepala LLDikti Wilayah VII Prof Dr Ir Suprapto DEA menyerahkan langsung surat keputusan tersebut kepada keduanya. Disaksikan seluruh pejabat stuktural dan dosen masing-masing fakultas. Penyerahan juga dapat disaksikan oleh civitas academica Fakultas Teknik dan Fakultas Peternakan-Pertanian lewat Zoom.

Beberapa karya Elfi banyak berhubungan dengan pewarna makanan alami yang berasal dari pigmen bunga. Tak tunggung-tanggung, hasil penelitian ketua Halal Center tersebut pernah menembus The Five Best Poster Product Halal Excelent at World Halal Research Kuala Lumpur serta menjadi reviewer jurnal internasional.

Sementara itu, Ilyas merupakan dosen teknik industri yang menjadi dosen pertama yang mendapat status sebagai ASEAN Engineer. Lisensi itu diterima dosen yang menyelesaikan pendidikan doktoral di RMIT University, Melbourne, Australia, ini saat menghadiri konferensi ke-36 The ASEAN Federation of Engineering Organisations.

Rektor UMM Dr Fauzan MPd menyatakan, UMM sudah mencanangkan program Guru Besar Asuh. Guru besar yang telah ada diminta untuk mendampingi para dosen untuk segera mengurus jabatan fungsional tertinggi dosen ini. Program ini dalam rangka mengakselerasi jumlah guru besar yang ada.

Suprapto dalam sambutannya menyatakan, persentase jumlah guru besar di Jawa Timur 3 persen dari jumlah nasional sebanyak 6 ribu orang. Tahun ini, secara pribadi Suprapto menargetkan 4 persen dari keseluruhan nasional. “Ini sangat memungkinkan. Target ini memicu saya untuk bekerja lebih giat lagi,” ungkapnya. (ade/achmad san)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here