Umroh Berkemajuan Penuh Hikmah

0
156
Umroh Berkemajuan: Jamaah Umroh bersama PT Relasi Laksana Wisata berpose bersama saat di Makkah, Arab Saudi. (Foto: TP)

KLIKMU.CO

Oleh dr. Tjatur Prijambodo, MARS*)

Makkah, Ahad (15/4), jamaah Umroh PT. Relasi Laksana Wisata, milik PP Muhammadiyah, menjelang usai menjalani rangkaian ibadah penuh makna, sejak 7 April hingga 16 April. Para Jamaah Umroh dipimpin Dr. K.H. Saad Ibrahim, MA Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim dengan tour leader ustadz Juprie Ubaid dan Ustadz Badarman Hasan Rifai, serta Muthawif Ustadz Budyansah dan Ustadz Hamid.

Umroh berkemajuan ini memiliki beberapa hikmah:
1. Hadir di Tanah Suci sebagai Tamu Allah
Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa umat Islam yang menunaikan haji dan umroh hadir sebagai tamu Allah SWT. Sebutan tamu adalah sebagai sosok yang dihormati kehadirannya dan jika meminta sesuatu niscaya akan dikabulkan oleh tuan rumah. Lebih lengkapnya tertera dalam hadits riwayat Ibnu Majah “Orang yang mengerjakan haji dan umroh adalah tamu Allah Azza wa jalla dan para pengunjungNya. Jika mereka meminta kepadaNya niscaya diberiNya. Jika mereka memohon ampun niscaya Dia menerima doa mereka. Dan jika mereka meminta syafaat niscaya mereka diberi syafaat.

Maka saat berada di tanah suci para jamaah melantunkan doa sebanyak-banyaknya termasuk mengucapkan doa yang dititipkan sanak saudara. Umroh merupakan ibadah dan ritual perjalanan suci. Setiap perbuatan baik dalam perjalanan umroh terhitung sebagai ibadah, bahkan sekedar membantu jamaah tersesat atau berbagai makanan atau minuman dengan sesama musafir.

Hadir sebagai tamu Allah di tanah suci hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Berdoa untuk kebaikan dunia akherat, memohon syafaat dan memohon kemuliaan dan ampunan.

2. Menjadi Pribadi Lebih Baik di Mata Allah. Inti dari ibadah adalah untuk membentuk pribadi yang lebih baik. Maka saat melaksanakan umroh alangkah baiknya jika ketekunan saat melakukan ritual itu menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Saat di tanah suci bertilawah, berdzikir dan berbuat kebaikan menjadi rutinitas. Maka salah satu pertanda umrohnya diterima Allah adalah ketika usai umroh mampu menjadi pribadi yang lebih baik. Jika memiliki rezeki tak pelit berbagi dengan sesama manusia, jika ditimpa musibah maka lebih sabar dan memohon kepada Allah untuk dikuatkan.

3. Syiar Islam
Umroh merupakan salah satu jenis kegiatan syiar Islam. Dalam ibadah umroh para jamaah melantunkan kalimat-kalimat talbiyyah dan thayyibah. Dengan demikian lisan dan hati senantiasa ingat kepada Allah.

4. Introspeksi Diri. Umroh merupakan ritual yang tidak dilakukan setiap hari. Namun merupakan momen paling tepat untuk introspeksi diri. Ketika melihat langsung baitullah di depan mata, ketika berbaur dengan jutaan manusia dengan tujuan yang sama untuk memohon kepada Rabbnya. Perjalanan jauh yang harus ditempuh terkadang menjadi momen khusus untuk introspeksi kesalahan di masa lalu agar tidak mengulang dosa yang sama di kemudian hari. Saat Sa’i misalnya, akan terkenang perjuangan Hajar ketika mengupayakan air untuk si kecil Ismail sementara kita mungkin tidak menghargai nikmat yang diberikan tanpa syarat.

5. Kesederhanaan dan Kesetaraan
Dalam rukun umroh terdapat hikmah dan pelajaran bahwa sebagai makhluk lemah maka hendaknya selalu merendah di hadapan Allah. Baju ihram putih adalah simbol berserah diri sebagai makhlukNya. Tidak ada yang mengenakan pakaian berwarna meski jamaah umroh datang dari seluruh penjuru dunia. Semua sama perlakuannya dan tidak dibedakan antara miskin dan kaya. Semua sebagai pengingat bahwa di hadapan Allah yang membedakan hanya iman dan taqwa.

6. Kesabaran dan Disiplin. Umroh merupakan ibadah yang membutuhkan kesabaran. Saat beribadah bersama jutaan muslim seluruh dunia maka harus membiasakan budaya antri agar selalu tertib dan tidak terjadi kericuhan. Jangan hanya karena berebut meencium hajar aswad maka harus mengorbankan sesama jamaah dan menghalalkan segara cara. Sabar dan disiplin dibutuhkan untuk menghormati hak jamaha umroh yang lain. Di tanah suci ketika umroh, kesabaran seorang muslim benar-benar diuji.

7. Ukhuwwah Islamiyah
Melalui ibadah umroh jalinan ukhuwwah atau persaudaraan sesama Muslim terjaga. Berbagai mazhab hadir untuk satu ritual yang sama tetapi hukum fiqihnya mungkin sedikit berbeda. Namun perbedaan demikian tidak menjadi sumber kericuhan dan sesama jamaah saling menghargai satu sama lain. Ketika sholat berjamaah mungkin banyak perbedaan fiqih gerakan sholat antara jamaah yang berbeda mazhab tetapi semua patuh pada satu imam yang menjadi pemimpin sholat di baitullah.

8. Menghapuskan Dosa dan Mendapatkan Ganjaran Surga. Dalam riwayat hadits Bukhori dinyatakan bahwa suatu umroh ke umroh lain mampu menghapuskan dosa antara keduanya. Maka hikmah umroh terbesar adalah pengampunan dosa bagi yang sungguh-sungguh melaksanakan ritualnya

Semoga pembelajaran selama Umroh bersama PT. Relasi Laksana Wisata ini bisa menjadikan keimanan kita semakin meningkat. Aamiin.[*]

*) Salah satu jamaah peserta Umroh bersama PT. Relasi Laksana Wisata

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here