Universitas Muhammadiyah Surakarta Tambah Profesor Ke-25

0
465
Prof Dr Waston (kanan) saat menerima SK profesor bidang agama Islam dan filsafat. (Humas UMS/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menambah guru besar. Gelar profesor kali ini disandang oleh dosen UMS yang juga Sekretaris Program Pendidikan (Prodi) Doktor Agama Islam Pascasarjana UMS Dr Waston MHum.

Waston menerima SK guru besar (profesor) dalam bidang ilmu agama dan filsafat. Penyerahan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 140398/MPK/KP/2020 tentang Kenaikan Jabatan Akademik Fungsional Dosen sebagai Guru Besar dilakukan oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah Prof Dr Ir Muhammad Zainuri DEA di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Senin (22/2/2021).

Prof Waston menjadi guru besar ke-25 UMS sekaligus menjadi yang pertama di Fakultas Agama Islam UMS. Rektor UMS Prof Dr Sofyan Anif MSi menyampaikan terima kasih kepada Muhammad Zainuri yang untuk kali pertama hadir di UMS sebagai kepala LLDIKTI Wilayah VI Jateng. Sofyan juga mengucapkan selamat kepada Waston atas kenaikan jabatannya sebagai guru besar di bidang agama dan filsafat.

Kepala LLDIKTI Prof Dr. Ir. Zainuri DEA menyampaikan pesan pentingnya PDDikti untuk mewujudkan pendidikan tinggi bermutu secara realtime. Ia juga berharap menyusul guru besar lainnya dari UMS.

Ketua Program Doktor Pendidikan Agama Islam UMS dan sekaligus mentor baginya, Prof Dr Musa Asy’arie, berharap Prof Watson segera melanjutkan estafet kepemimpinan yang membidangi Prodi PAI UMS. Dengan begitu, Fakultas Agama Islam UMS semakin kuat karena telah memiliki jenjang pendidikan. Mulai sarjana sampai doktor dalam bidang pendidikan Islam.

“Dengan Mas Waston menjadi profesor kan di fakultas agama Islam ada profesornya. Di samping itu, di Program S-3 Pascasarjana UMS dalam waktu tiga tahun dapat meluluskan empat doktor dan sekertaris prodinya telah menjadi profesor,” ujarnya.

Prof Musa Asy’arie juga berharap Profesor Waston dapat melanjutkan bukan hanya sebagai sekretaris prodi, namun sebagai ketua prodi Program Doktor Pendidikan Islam di UMS untuk menggantikan dirinya.

Sementara itu, Prof Dr Waston berharap rekan di Fakultas Agama Islam UMS segera mempersiapan pengajuan jabatan akademik guru besar yang dapat didampingi BPSDM UMS dalam pengajuan guru besar sekaligus memberikan “tip”.

“Mulai sekarang dosen baru dapat mempersiapan dokumen pengembangan karir dan berharap dalam 12 tahun dosen baru dapat menjadi guru besar sesuai dengan bidangnya,” terangnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here