Ustadz Shomad: Yang NU, Muhammadiyah, dan FPI Semua Masuk Surga, Insyaallah

0
7819
Ukhuwah Islamiyah: Suasana Safari Dakwah bersama Ustadz Abdul Shomad, Lc., MA di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya. (Foto: ICOOL)

KLIKMU.CO – Safari Dakwah bersama Ustadz Abdul Shomad, Lc., MA di Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya dihadiri lebih dari 35 ribu jamaah, Ahad (8/4). Bahkan, menurut panitia kegiatan, jamaah yang hadir kali ini mengalahkan banyaknya jamaah Shalat Idul Fitri dan Idul Adha.

“Apakah bapak ibu semua sehat? Alhamdulillah, semua jamaahnya sehat. Jamaahnya ramai. Ini benar-benar akbar. Dipenuhi semua jamaah, tak tahu di mana ujungnya,” sapa Ustadz kondang dari Asahan, Sumatra Utara itu.

UAS, demikian panggilan akrab Ustadz Abdul Shomad, dalam tausiyahnya mengupas tuntas tentang pentingnya menjaga dan memantapkan ukhuwah Islamiyah di kalangan muslim.

Menurutnya, memantapkan artinya sudah ada, hanya kurang mantap saja. Ukhuwah diambil dari kata ‘akhun’ yang berarti ‘saudara.’ Karena sudah bersaudara, lanjutnya, maka umat Islam harus saling mencintai dan menyayangi.

“Kalau sudah bersaudara jangan lagi berkhianat, jangan lagi membohongi, dan jangan lagi menganiaya. Keharusan yang di sini semua bersaudara. Saya berasal dari ujung Sumatra, dan di sini ujung Pulau Jawa, tapi kita disatukan oleh laa ilaaha illaallah,” ujarnya.

UAS yang tampil dengan baju dan surban putih berpeci hitam itu juga mengingatkan jamaah agar tidak lagi membeda-bedakan baju sebagai muslim. Apalagi menyikapi perbedaan khilafiyah yang masih sering terjadi secara berlebihan, bahkan saling membenci.

“Siapa yang bersyahadat laa ilaha illallah semua masuk surga. Semua yang di sini masuk surga, insyaallah. Yang NU masuk surga, yang Muhammadiyah masuk surga, FPI juga masuk surga. Semua yang bersyahadat dan bersyariat masuk surga,” tuturnya disambut “amin” jamaah.

Ustadz jebolan Univeraitas Al-Azhar Kairo Mesir itu juga memuji jamaah Shubuh yang begitu banyak dan tetap istiqamah mengikuti rangkaian kegiatan Safari Dakwah sejak kegiatan Shalat Tahajjud dilanjutkan iktikaf dan Shalat Shubuh.

“Kalau Shalat Shubuhnya sudah seperti Shalat Jumat, maka itu pertanda Palestina segera merdeka. Ini jamaah melimpah ruah, saya pikir ini karena ada Ustadz Abdul Shomad, tapi ternyata ini malam iktikaf yang biasa dilakukan dua kali sebulan. Biasanya orang malam libur balas dendam karena capai bekerja, tapi, ini malah berkumpul untuk iktikaf di masjid. Tidak ada yg bisa mengumpulkan ini semua, kecuali Allah swt.,” katanya disambut teriak takbir jamaah.

Selain berbicara ukhuwah Islamiyah, UAS juga menekankan pentingnya ukhuwah basyariyah atau persaudaraan sebagai sesama manusia dan ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan sesama anak bangsa Republik ini.

“Dalam Pancasila ada inti ajaran Islam. Di dalamnya ada musyawarah, di dalamnya ada ukhuwah, di dalamnya ada kemanusiaan. Jadi, jangan terlalu phobia. Baik yang phobia Islam, maupun yang phobia Pancasila. Mari jaga ukhuwah Islamiyah, basyariyah, dan wathaniyah,” pungkasnya. (ICOOL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here