Usulan Muhammadiyah Surabaya terkait PSBB di Kota Pahlawan Dipenuhi oleh Gubernur Jawa Timur, Ini Langkah MCCC Surabaya

0
2468
Foto diambil dari beritajatim

KLIKMU.CO-Diambil dari laman Surabaya (beritajatim.com) – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan, dari diskusi yang berjalan sangat konstruktif dan pertemuan sangat produktif bersama Wali Kota Surabaya, Plt Bupati Sidoarjo dan Plt Sekda Kabupaten Gresik di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (19/4/2020) petang telah diambil keputusan.

“Kami telah ambil kesepakatan bahwa hari ini sudah saatnya di Kota Surabaya, sebagian Kabupaten Gresik dan sebagian Kabupaten Sidoarjo sudah saatnya diberlakukan PSBB,” tegas Khofifah saat Konferensi Pers.

“Tracing yang sangat detail sudah dilakukan ketiga daerah. Jadi, perhatian kami semua untuk menghentikan penyebaran Covid-19. Kami akan membahas secara detail melalui Pergub soal PSBB ini dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati dan Walikota. Lalu, akan diteruskan ke Menteri Kesehatan,” imbuhnya.

Di akhir konferensi pers, Khofifah juga mengapresiasi atas minuman pokak yang dibawa oleh Wali Kota Risma. “Saya berkeringat setelah minum wedang pokak. Resepnya saja Bu Risma saya dikasih, agar bisa bikin sendiri dan kita sehat semua. Aamiin,” tukas Khofifah.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini yang diminta

komentar oleh teman media soal keputusan PSBB ini tidak berkenan memberikan pernyataan.

Tapi, Kadis Kominfo Kota Surabaya, Fikser menjelaskan bahwa pihaknya akan merapatkan hasil keputusan yang diambil di Grahadi pada hari ini. “Ini kan baru diputuskan. Kami akan menggelar koordinasi dahulu secara internal,” katanya

Sementara itu H.M.ARIF AN,S.H sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya kepada KLIKMU.CO menambahkan

” Keputusan Gubernur yang tadi siang mengundang Walikota Surabaya, Bupati Sidoarjo dan Bupati Gresik dengan penerapan PSBB sesuai dengan desakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya. Surat resmi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya sehari sebelumnya sudah kita WA khan melalui Sekdaprov Jatim

Karena ini kebijakan Pemerintah maka Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya mendukung dan ikut membantu mengamankan kebijakan tersebut.

Diantaranya sudah jelas Muhammadiyah dengan kebijakan Sekolah, Masjid dan kantor Amal Usaha lainnya sudah melaksanakan kegiatan dirumah. Kemudian Muhammadiyah sudah membuat lumbung pangan tiap Kecamatan untuk membantu jamaah yang tidak mampu, penyemprotan desinfektan, pembagian handsanitaizer, empon2, masker dll sudah diadakan terus menerus.

Khusus pada tanggal 22 April 2020 lewat Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) Surabaya bersama Lazismu akan menggelar bantuan kepada Ojek Online sebanyak 700 orang dan bantuan sembako 3000 paket seluruh kecamatan Se Surabaya lewat ‘Aisyiyah dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah.(redaksi)

Diolah dari berbagai sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here