Vaksin Gotong Royong Swasta Gratis bagi Karyawan dan Keluarganya

0
345
Jubir Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi. (Foto istimewa)

KLIKMU.CO – Pemerintah menyampaikan bahwa vaksin gotong royong adalah vaksin yang dibeli perusahaan/badan hukum/badan usaha yang diberikan secara gratis kepada karyawan atau keluarga karyawan. Vaksin gotong royong tidak berlaku untuk perorangan.

“Jadi, sudah klir bahwa seluruh penerima vaksin gotong royong tidak akan dipungut bayaran alias gratis” tegas Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi.

Perusahaan/badan usaha/badan hukum yang akan melaksanakan vaksinasi gotong royong harus melapor kepada Kementerian Kesehatan. “Dengan melampirkan data yang meliputi nama, NIK, dan alamat. Artinya data akan by name by address,” jelasnya.

Siti Nadia kembali mengingatkan bahwa pelaksanaan vaksinasi gotong royong tidak akan mengganggu jalannya vaksinasi program pemerintah.

Pertama, jenis vaksin tidak menggunakan vaksin Sinovac, AstraZeneca, Novavax, dan Pfizer yang merupakan vaksin gratis program pemerintah. “Jenis vaksin gotong royong juga harus mendapatkan izin atau persetujuan penggunaan darurat dalam bentuk EUA ataupun penerbitan nomor izin edar,” tambah dr Nadia.

Kedua, pelayanan vaksinasi gotong royong harus dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) milik swasta yang memenuhi persyaratan. Jadi, tidak boleh dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan tempat vaksinasi program pemerintah berjalan.

Selain itu, fasyankes yang melaksanakan vaksinasi gotong royong diwajibkan melakukan pencatatan data secara elektronik maupun manual.

“Setiap fasilitas pelayanan kesehatan yang melaksanakan pelayanan vaksin dan vaksinasi gotong royong itu harus melakukan pencatatan dan pelaporan secara elektronik melalui sistem informasi satu data vaksinasi Covid-19. Bisa juga dilakukan secara manual dan disampaikan kepada dinas kesehatan kabupaten atau kota setempat,” terang dr Nadia.

Pemerintah juga akan menetapkan besaran tarif maksimal atas pelayanan vaksinasi gotong royong dan biaya pelayanan vaksinasi gotong royong di fasyankes swasta. “Fasyankes yang akan memberikan pelayanan vaksinasi tidak boleh melebihi tarif maksimal yang ditetapkan,” ujarnya. (AS)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here