Vaksinasi untuk Lansia Dimulai, Begini Tata Caranya

0
3010
Seorang dokter senior disuntik vaksin Covid-19 produksi Sinovac saat kegiatan vaksinasi massal dosis pertama di Jakarta, Senin (8/2/2021). (REUTERS/Willy Kurniawan)

KLIKMU.CO – Vaksinasi Covid-19 sudah masuk tahap kedua bagi peserta lansia (lanjut usia) dan petugas pelayanan publik. Vaksinasi untuk lansia akan dimulai di ibu kota provinsi untuk seluruh provinsi di Indonesia. di prioritaskan di Jawa dan Bali.

Saat ini 7 juta vaksin sudah siap untuk didistribusikan dan segera sampai di 34 provinsi. Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan, dengan keterbatasan vaksin, vaksinasi ini akan diutamakan bagi kelompok lansia yang berada di atas umur 60 tahun di seluruh Provinsi DKI Jakarta dan ibu kota provinsi di 33 provinsi, tak terkecuali Jawa Timur.

“Jadi, selain untuk seluruh kotamadya yang ada di DKI Jakarta, vaksinasi juga akan dilakukan di ibu kota provinsi di 33 provinsi seperti Kota Bandung untuk Provinsi Jawa Barat, Kota Surabaya untuk Jawa Timur, Kota Denpasar untuk Bali, Kota Medan untuk Provinsi Sumatera Utara, Kota Makassar untuk Sumatera Selatan, dan seterusnya,” katanya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat lalu (19/2/2021).

Vaksinasi Covid-19 difokuskan di Jawa-Bali mengingat terdapat banyaknya lansia di dua provinsi tersebut. Selain itu, merupakan daerah dengan penularan Covid-19 yang tinggi.

“Pada prinsipnya, semua lansia akan divaksinasi. Tapi untuk tahap pertama karena vaksinnya terbatas, hanya sebagian lansia yang akan divaksinasi,” jelasnya.

Ada dua pilihan mekanisme pendaftaran bagi warga lanjut usia. Pilihan pertama vaksinasi akan diselenggarakan di fasilitas kesehatan masyarakat, baik di puskesmas maupun rumah sakit milik pemerintah dan swasta.

Peserta lansia dapat mendaftar dengan mengunjungi website Kementerian Kesehatan www.kemkes.go.id dan website Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) di covid19.go.id.

Di kedua website tersebut akan tersedia link yang dapat diklik oleh sasaran vaksinasi masyarakat lanjut usia. Di dalamnya terdapat sejumlah pertanyaan yang harus diisi.

Dalam mengisi data tersebut peserta lanjut usia dapat meminta bantuan anggota keluarga lain atau melalui kepala RT atau RW setempat.

“Jadi, pendaftaran ini sasaran vaksinasi bisa dibantu oleh keluarga ataupun RT/RW setempat,” tutur dr Nadia.

Dengan adanya tautan yang baru ini, tautan yang sudah beredar tidak dapat dipergunakan kembali. Bagi peserta atau sasaran vaksinasi masyarakat lanjut usia yang sudah sempat mengisi tautan tersebut, tambah dr Nadia, tidak perlu khawatir karena pemerintah memastikan data dijamin aman dan tersimpan di dalam data yang ada di dinas kesehatan provinsi tempat peserta tinggal. Hal itu menjawab keraguan masyarakat yang sempat merasa cemas akan datanya.

Setelah mengisi data di website tersebut, seluruh data peserta akan masuk ke dinas kesehatan provinsi masing-masing. Selanjutnya, dinas kesehatan akan menentukan jadwal dan termasuk hari, waktu, serta lokasi pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat lanjut usia.

Selanjutnya, pilihan kedua adalah mekanisme melalui vaksinasi massal yang dapat diselenggarakan oleh organisasi atau institusi yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau dinas kesehatan terkait. Contoh organisasi dan institusi yang dapat menyelenggarakan vaksinasi adalah organisasi untuk para pensiunan ASN, Pepabri atau Veteran Republik Indonesia.

Organisasi lain juga bisa menyelenggarakan vaksinasi secara massal seperti organisasi keagamaan ataupun organisasi kemasyarakatan. Syaratnya, organisasi tersebut harus bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan atau dinas kesehatan provinsi kabupaten/kota untuk dapat melaksanakan vaksinasi massal.

“Tapi, meskipun nanti sudah divaksinasi, kita tetap harus melaksanakan program kesehatan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Karena kemungkinan kita untuk terpapar virus tetap ada, namun kemungkinan untuk penderita gejala parah akan semakin kecil,” pungkas dr Nadia. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here