Valentine’s Day Adalah Budaya Nasrani, Muslim Tak Boleh Ikut-Ikut!

0
265
Ustadz Huda saat menyampaikan materi seputar Hari Kasih Sayang. (Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Komunitas Urban Care Community (UCC) Stren Kali Jagir mengadakan Kajian Keislaman dengan nama Majelis Perindu Surga bertema “Valentine’s Day, Budaya Siapa?”. Acara ini dilaksanakan di Musholla Baitussalam, Jagir, Wonokromo, Surabaya, pada Selasa malam (11/2/2020) bada Isya. Suasana berlangsung khidmat dan seru.

Hadir dalam agenda ini berbagai elemen masyarakat dari berbagi unsur. Baik kalangan anak-anak, remaja, kawula muda, maupun orang tua.

Ustadz Nurul Huda, pemateri dalam kajian tersebut, menyampaikan bahwa Valentine’s Day atau Hari Kasih Sayang merupakan budaya kaum Nasrani yang muncul sejak sekitar tahun 500 Masehi. “Makna awal dari Valentine’s Day adalah perayaan tahunan yang dilakukan oleh bangsa Romawi, Italia, untuk membersihkan roh-roh jahat dan memurnikan suatu desa. Bukan hari bercinta-cintaan sebagaimana yang masyarakat pahami saat kini,” ujarnya.

Ustadz Huda yang juga ketua PCPM Wonocolo menyebutkan, Valentine’s Day merupakan ritual agama Nasrani, bukan ajaran Islam. “Perayaan Valentine itu ritual agama Nasrani. Muslim tidak boleh ikut merayakan, karena itu termasuk tasyabbuh (menyerupai) ajaran agama lain,” ungkapnya.

Warga tampak antusias dalam mengikuti kajian ini. Dibuktikan dengan berbagai pertanyaan yang muncul dari peserta kajian, salah satunya pertanyaan dari Ibu War. “Kenapa harus cokelat, kok tidak yang lain?” tanyanya mengenai hadiah di Hari Valentine, yang disertai gelak tawa hadirin.

Sementara itu, Ketua UCC Mochamad Lutfi mengungkapkan, tujuan diadakannya kajian ini supaya warga tidak ikut merayakan Valentine’s Day atau Hari Kasih Sayang. “Terutama kalangan anak muda yang lebih tertarik dan suka dalam bermain cinta dan kasih sayang,” ungkapnya.

Kajian seperti ini merupakan salah satu program rutin UCC yang diselenggarakan sebulan sekali dengan pembahasan atau tema yang berbeda setiap pertemuan (kajian tematik). Kegiatan ini juga atas kerja sama UCC dengan PC IMM Kota Surabaya serta dukungan dari Komunitas Amira Bilqis Surabaya. (Khoirun/Ainul/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here