Wakil Rektor UM Surabaya Terima Audiensi Pengurus Rumah Pintar Matahari

0
88
Dari kiri, Wakil Rektor II Universitas Muhammadiyah Surabaya Dr M. Ridwan MPd, Ketua Divisi Pengembangan Program RPM Budiyati MPd,dan Ketua MPS PCM Krembangan Akhwan Hamid dalam audiensi di Universitas Muhammadiyah Surabaya. (Yuda/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Wakil Rektor (Warek) II Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Dr M. Ridwan MPd menerima kunjungan pengurus panti anak jalanan dan telantar Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Rumah Pintar Matahari (RPM) di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Senin (9/11/2020). Kunjungan itu dilakukan dalam rangka audiensi.

Ketua Majelis Pelayanan Sosial (MPS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krembangan Surabaya Ahwan Hamid memperkenalkan pengurus Rumah Pintar Matahari (RPM) dan berterima kasih telah diterima dengan baik.

Ketua Divisi Pengembangan Program Budiyati MPd menambahkan, maksud dan tujuan pertemuan itu adalah memperkenalkan kelembagaan, program, dan karakteristik serta capaian layanan pembinaan RPM kepada anak-anak dan keluarga telantar yang selama ini menjadi dampingan dan sasaran program RPM. Permasalahan dan kebutuhan RPM untuk melakukan layanan kepada anak-anak seperti sarana prasarana komputer, laptop, mebeler, dan sarana trasportasi menjadi pembincangan dalam audiensi tersebut.

“Kami berharap bantuan dukungan sarana dan prasarana yang dibutuhkan untuk mendukung kegiatan RPM supaya anak-anak jalanan binaan bisa mengenyam pendidikan seperti anak-anak pada umumnya,” papar Budiyati.

Budiyati menuturkan, guna peningkatan layanan, pihaknya juga mengadakan program pelatihan skill seperti memasak, rias, dan sebagainya kepada para orang tua anak jalanan sebagai penunjang supaya tidak mengemis lagi di jalanan.

Kepala RPM Luki Darmawan menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi masalah baru anak-anak dan keluarga yang mengalami permasalahan kesehatan dan ekonomi di masa pandemi Covid-19 ini sehingga membutuhkan dampingan lebih serius.

“Kami akan lebih bekerja keras lagi membangun dukungan kepada banyak pihak, di antaranya akademisi, untuk membantu dan penguatan keluarga sebagai dukungan pengasuhan anak-anak jalanan, pengemis, pemulung, dan pengamen yang jadi binaan dampingan RPM,” ungkap Luki.

Sebagai tindak lanjut, Universitas Muhammadiyah Surabaya berencana melakukan survei ke RPM untuk memastikan dan melihat secara langsungĀ  kondisi dan kegiatan di lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA) milik Muhammadiyah Krembangan itu. (Yuda/Red/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here