Warga SMAMIV Sambangi Para Founding Father Sekolah

0
234
Ustadzah Mira dan tim saat menyambangi keluarga pendiri sekolah

KLIKMU.CO – Milad Ke-108 Muhammadiyah menjadi kesempatan bagi SMA Muhammadiyah 4 Surabaya untuk mengenang jasa para pendiri Muhammadiyah, khususnya di cabang Karangpilang. Ada upaya untuk mengenang pengorbanan yang tak sepele dari para tokoh Muhammadiyah baik soal tenaga, pikiran, maupun harta dalam peringatan ulang tahun Muhammadiyah tahun ini.

Dalam peringatan milad kali ini, SMA Muhamamdiyah 4 Surabaya memilih kegiatan bertajuk SMAMIV Berbagi. Namun, sasarannya bukan duafa melainkan pada keluarga pendiri Muhammadiyah Karangpilang.

“Yang kita lihat kan gedung perguruan yang sudah megah. Tapi, kita tidak memikirkan bahwa fondasinya didirikan dengan perjuangan dan pengorbanan luar biasa dari tokoh-tokoh terdahulu,” ungkap Ustadz Zainal Arifin saat ditanya tentang latar belakang diadakannya kegiatan ini. “Sudah menjadi tugas kita untuk menjaga silaturahmi dan memperhatikan keluarga beliau-beliau, ” sambung kepala sekolah SMAMIV itu.

Kegiatan SMAMIV Berbagi dilakukan pada Rabu (18/11/2020) bakda Duhur dengan mengunjungi rumah-rumah para tokoh pendiri perguruan Muhammadiyah Karangpilang.

“Sebagian dari mereka ada yang telah wafat, sebagian lagi masih sehat walafiat, padahal usia sudah jelang 90 tahun, ” cerita Ustadzah Mira, wakil kepala bidang Ismuba. “Jika tokoh yang disasar telah tiada, kami bersilaturahmi dan memberikan bingkisan kepada anak atau cucunya,” lanjutnya.

Menurutnya, kegiatan ini selain untuk menjalin silaturahmi, juga untuk mengenang kisah-kisah perjuangan para tokoh Muhammadiyah Karangpilang di masa lalu. Melalui kegiatan ini, akan muncul penghargaan dan kepedulian yang lebih dalam lagi kepada para pejuang Muhammadiyah.

Ustadzah Mira menuturkan bahwa yang selalu berkesan adalah ketika berkunjung ke rumah Abah Baer, salah satu pendiri perguruan Muhammadiyah Karangpilang. Ia masih ingat jelas setiap perjuangan pemuda Muhammadiyah kala itu. Suka-duka, tawa-air mata, keringat-semangat, semuanya masih dapat beliau jelaskan secara detail.

“Sesepuh yang satu ini sangat kami kagumi dan rindukan karena ingatannya yang kuat walau usia telah 86 tahun. Kami tak pernah bosan mendengar beliau mendongeng tentang perjuangan mendirikan sekolah Muhammadiyah di karangpilang,” tegasnya.

Kegiatan berbentuk sambang sesepuh ini berakhir di sore hari dengan kesan yang begitu mendalam. “Kalau begini kan kita tahu bagaimana keadaan beliau dan keluarganya. Mereka pun juga merasa tak dilupakan oleh kita penerus-penerusnya,” kata Ustadz Zainal saat usai mengunjungi rumah seluruh sasaran SMAMIV Berbagi kali ini. (Mira/AS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here