Wawancara Eksklusif dengan Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya yang Maju ke Tingkat Nasional Mewakili Jawa Timur

0
188
Inspiratif: Muhammad Natsir (tengah) Kepala SD Muhammadiyah 15 maju ke tingkat nasional kepala sekolah berprestasi.(Foto: Spesial)

KLIKMU.CO Proses pembelajaran merupakan kunci penyampaian pengetahuan, pengalaman dan pembentukan karakter peserta didik yang holistik.

Belajar dari pengalaman empiris di lingkungan sekolah kemudian diformulasikan menjadi konsep dan metode pembelajaran yang kaffah dan inovatif tersebut, telah mengantarkan Kepala Sekolah yang beralamatkan Jln. Mastrip nomor 174 Surabaya tersebut meraih prestasi yang bergengsi. Terpilih menjadi juara 1 Kepala Sekolah terbaik Tingkat Jawa Timur.

Semenjak diamanati menjadi kepala sekolah 2012 lalu, Hal itu kemudian menjadi konsep pembelajaran di SD Muhammadiyah 15 Surabaya melaksanakan model pembelajaran berbasis produk. Setiap proses pembelajaran diharapkan selalu menghasilkan karya siswa-siswi sebagai hasil kerja dari materi pelajaran yang diajarkan.

Berikut petikan Wawancara Abdul Kholiq jurnalis KLIKMU.CO pekan lalu, bersama Muhammad Natsir, M.Pd.I Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 15 Surabaya yang akan mewakili Provinsi Jawa Timur di Tingkat Nasional.

Apa resep Anda yang menjadikan sekolah ini sekarang menjadi jujugan masyarakat?

Saya mengelolah pendidikan ini mengedepankan penjaminan mutu akademik dan administrasi secara tertib, transparan, berkelanjutan dan dapat dipertanggungjawabkan. Tidak kalah penting lagi membentuk peserta didik dan tenaga pendidik yang berkompetensi (handal, kreatif, amanah, santun) dan berprestasi.

Karena itu, lembaga pendidikan selalu dituntut untuk selalu menampilkan program yang selalu inovatif dan kreatif. Cirinya, adalah memiliki program yang jelas dan terarah sebagai acuan kinerja.

Pembelajaran berbasis produk yang Anda maksud seperti apa?

Jadi pembelajaran berbasis produk adalah bagaimana siswa mempunyai karya yang dihasilkan dari proses pembelajaran di kelas. Enta berupa karya seni, karya tulis dan lain-lain. Ini diterapkan di lingkungan kami, jadi tanpa disadari telah tertanam tanggungjawab, kinerja, sosial penghargaan dan lain-lain di masing-masing peserta didik.

Adapun, produk yang telah dihasilkan menjadi milik setiap peserta didik yang harus dijaga sebagai miliknya.

Bagaimana sistem manajemen dan mengenalkan sekolah itu di masyarakat?

Ketika diamanati menjadi kepala sekolah 2012 lalu, saya ubah yang awalnya kepsek dan wakasek saya tambah kaur (kepala urusan). Sehinga ada sinerginitas, saya memikirkan keluar tetapi Wakil dan Kaur menjaga gawang sekolah. Jadi ada dan tidak adanya saya sekolah sudah berjalan.

Kami juga selalu promosi, juga mengenalkan Branding Sekolah Inspiratif kepada masyarakat umum. Bahwa inspiratif memiliki dua makna. Yakni umum dan khusus.

Secara umum, yaitu bisa memberikan inspirasi bagi siapapun, baik orang luar atau bagi orang di dalamnya sendiri. Adapun secara khusus, Inspiratif merupakan sekolah inovatif, spiritual dan kreatif.

Landasan filosofis inilah menjadi kekuatan menuju perubahan dan pelayanan sekolah.

Bagaimana Anda membangun iklim pendidikan di Sekolah?

Sekolah ini dipastikan tidak sepi akan kegiatan selalu ada saja. Misalnya, aktivitas sekolah one day Inspiration. Jadi setiap hari pasti ada quote sangat inspiratif.

Saya meyakini, kesuksesan hidup seseorang diawali dengan sebuah mimpi. Adanya kegiatan ini dimaksudkan untuk membentuk memunculkan mewujudkan dan penguatan impian atau cita-cita siswa siswi diwajibkan memakai baju sesuai dengan impian atau cita-citanya.

Ada lagi, Inspiring Sage,
kitata sadar bahwa setiap siswa-siswi memiliki kemampuan, bakar dan skill yang berbeda-beda sebagai anugerah Allah. Kegiatan ini dimaksudkan memberi kesempatan pada seluruh peserta didik untuk dapat menampilkan kelebihannya itu dengan secara sebagai ekspresi diri.

Bagaimana tanggapan siswa dengan model pembelajaran seperti itu?

Peserta didik kita doktrin, dengan program Ibrave and could. Berani itu menjadi spirit dari kegiatan ini. Dengan begitu siswa berani tampil di depan umum tanpa peduli ada kesalahan yang dibuatnya.

Ada lagi, Summer Camp Study, saya melihat kesibukan keluarga kadang kala menjadi kendala memantau kegaiatan putra-putrinya diwaktu liburan panjang. Kegiatan ini dimaksudkan membantu keluarga mengisi liburan dengan kegiatan positif dan bermanfaat.

Apa sih ciri khas sekolah dan kelebihan dibanding sekolah lain?

Ada Doktrin Limas yang saya berikan kepada siswa.Yakni Aku anak islam, Aku anak Muhammadiyah, Aku anak limas, Oleh-oleh dari Limas dan Motto Hidup Limas.

Aku anak Islam yang kami kemas dengan program I love the Qur’an, ini menjadikan peserta didik untuk bagaiamana kehidupannya dilandasi Qur’an atau perilakunya yang qurani.

Doktrin anak Muhammadiyah tak sekedar diberikan proses belajar, melainkan anak-anak dijadikan bagga sebagai kader Muhammadiyah.

Apa sih oleh-oleh dari Limas?

Yaitu, tauhid kokoh, tahfidz quran, karakter dan prestasi. Sedangkan ciri anak Limas adalah berfikir mudah tidak ribet dan mampu memecahkan masalah.

Sebuah proses seleksi hingga tingkat propinsi mewakili propinsi jatim dan mewakili jatim ke tingkat nasional.

Bagaimana Anda mengarahkan tenaga pendidik?

Simpel, semua guru saya minta tidak usah muluk-muluk dalam pembelajarannya. Yang penting anak menangkap, diaplikasikan. Simpel tapi mengenah di benak siswa.
Selain itu budaya literasi dikuatkan di sekolah.

Proses menjadi kepala sekolah terbaik Jatim itu seperti apa?

Ada lima lapis persyaratan yaitu, Portofolio, karya ilmiah, tes tulis, tes psikologi, wawancara, tes psikologi, dan presentasi. Dan itu dimulai dari tingkat kecamatan, Kota dan akhirnya sampai tingkat Provinsi. Saya juga mengangkat tema penelitian saya, yaitu Best Practice Kepala Sekolah: Mewujudkan Sekolah Washatan Menjadi Sekolah Inspiratif Melalui Reduksa. Adapun Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) ialah Mewujudkan sinergisitas karakter tringgo award dalam meningkatkan branding SD Muhammadiyah 15 Surabaya

Adapun cara penilaian itu diakumulasi dan menjadi penilaian yang objektif. Alhamdulillah kami menjadi yang terbaik

Muhammad Natsir Kepala SD Muhammadiyah 15 Surabaya.(Foto: Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here