Wawancara: Melly Goeslaw Warga Palestina, Manusia Terbahagia di Dunia

0
402
Wawancara Melly

KLIKMU.CO – Konflik berkepanjangan di Palestina membuat mata dunia tertuju pada negara Timur Tengah itu. Pemberitaan media seakan tidak habis mengulas tragedi kemanusiaan berkepanjangan tak ada ujung penyelesaian. Perseteruan dua bangsa Palestina dan Israel belum ada tanda-tanda berakhir. Tidak sedikit nyawa melayang dan harta benda hilang.

Terlebih, pasca pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai bagian dari Israel kian menambah pilunya kehidupan bangsa Palestina. Tidak berlebihan, bahwa konflik dua negara ini sesuai yang digambarkan Allah dalam Alquran. Penderitaan penduduk Palestina hari ini dan sejak setengah abad yang lampau adalah bukti riil fakta yang tak terbantahkan.

“Sesungguhnya kami-kami dapati orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap orang-orang yang beriman ialah orang-orang Yahudi dan orang-orang musyrik”.(Al-Maidah 82).

Dalam surat lain juga dikatakan, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: Tuhan kami hanyalah Allah.” (QS Haj 40).
Kendati demikian, warga Palestina teguh dengan agama mereka, yakin dengan kemuliaan Islam, karenanya mereka tidak rela Masjid Al-Aqsho dikuasai Zionis Israel.

Berikut petikan wawancara Aurelio, Cinta dan Aurelia wartawan kecil SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya dengan musisi Melly Goeslaw disela Charity Conser Peduli Palestina yang digagas SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya di JX International Convention Exhibition Sabtu, 12 Desember 2018.

Setelah Bunda Melly dari Palestina, bagaimana keadaan anak-anak di sana?

Keadaan anak-anak di sana sangat baik, mendapat bantuan dari seluruh negara, termasuk Indonesia. Bantuan tersebut tidak hanya berupa uang melainkan berupa doa dari masyarakat Indonesia. Juga bantuan lain-lain. Dengan mengadakan agenda besar seperti charity peduli Palestina yang dilakukan Mudipat Surabaya, juga salah satu bagian ikut membesarkan hati mereka (anak-anak Palestina). Artinya, masih banyak yang sayang sama mereka.

Lantas bagaimana dengan kondisi pendidikan mereka?

Di sana, pendidikan utama yang diberikan itu menghafal Alquran. Jadi pendidikan itu yang mereka pertahankan termasuk menjaga Al-Aqsa.

Dimana posko bantuan untuk Palestina?

Poskonya sangat banyak, termasuk di negeri kita juga banyak. Disetiap negara-negara posko Palestina juga ada. Namun, yang saya ketahui saat ke Turki sepengetahuan saya posko terbanyak ya ada di situ, negara Turki.

Mengapa Anda tergerak melakukan konser amal untuk Palestina?

Karena amal itu, sesuatu kegiatan yang baik. Apa yang kita punya kan berbeda-beda seperti saya memiliki keahlian bernyanyi. Siapa tahu suara saya bisa menggetarkan hati orang, kemudian tergerak untuk charity, membantu mereka. Ada yang punya keahlian melukis, kemudian dia melelang lukisannya untuk Palestina. Jadi macam-macam, apa yang kita miliki adalah titipan dari Allah yang juga ada hak teruntuk orang lain. Maka, sebaiknya kita gunakan untuk sesuatu hal yang bagus.

Berapa kali anda melakukan konser amal?

Sudah enam tahun terakhir ini saya sudah melakukan konser amal untuk Palestina.

Mengapa palestina belum damai?

Kedamaian dan semua kejadian dimuka bumi adalah rencana dari Allah Swt. Palestina termasuk digambarkan dalam kitab suci itu juga untuk menguji kita. Yang mana keadaan kita jauh lebih baik dari mereka apakah kita memiliki empati. Dan menurut saya mereka menjadi orang yang terpilih, meskipun dalam keadaan perang tetapi menjadi orang yang paling bahagia.

Mengapa anda bisa mengatakan orang paling bahagia?

Iya meski dalam keadaan sulit, tetapi mereka mampu menjalankan semua yang diperintahkan Allah dengan ridho dan ikhlas.

Apa pesan bunda kepada anak-anak SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya?

Anak-anak semua harus giat belajar. Kita sudah nerasa aman dinegeri ini, mau sekolah bisa dengan tenang. Bayangkan teman-teman kita di Palestina yang dihantui kecemasan, adanya bom, rudal dan lain-lain. Karena itu kalian harus pandai pergunakan waktu dengan sebaik-baiknya. Belajar rajin menghormati guru dan orang tua. Kita juga patut bersyukur pada Tuhan, kita dilahirkan dengan kondisi masyarakat yang aman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here