Workshop Entrepreneur IMM: Habiskan Stok Gagal di Masa Muda sebelum Sukses di Masa Depan

0
141
Foto peserta workshop Creativentrepreneur Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Surabaya diambil oleh panitia

KLIKMU.CO – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya melalui Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan (Ekowir) dan Korps Garuda Muda mengadakan Workshop Entrepreneur di Universitas Muhammadiyah Surabaya pada Ahad (28/4).

Acara itu dihadiri oleh seluruh kader IMM Kota Surabaya yang tersebar di berbagai universitas yang ada di Surabaya, baik perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Immawan Alfian, ketua bidang ekonomi dan kewirausahaan, mengatakan, workshop ini dihadiri oleh tiga narasumber. Yakni, Indra Nur Fauzi MSi selaku ketua Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan PW Muhammadiyah Jawa Timur sekaligus penasihat senior REDI (Regional Economic Development Institute). Kemudian, ada H. M. Arofah selaku owner cafe MAKMU Eatery and Coffee dan Putri Thoyyibah sebagai juara 1 _Pitching Competition_ Temu Ilmiah Regional (TEMILREG) yang diselenggarakan oleh FoSSEI Jawa Timur.

“Dengan mengangkat tema Be A Young Creativepreneur, workshop tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan kreativitas generasi muda dalam berwirausaha di era Revolusi Industri 4.0,” ujar Alfian.

Dalam penyampaiannya, Indra Nur Fauzi MSi mengatakan bahwa generasi milenial harus siap menjadi entrepreneur muda dengan menciptakan inovasi kreatif dalam dunia entrepreneur guna mengarungi derasnya arus revolusi industri 4.0.

“Sebab, pada era Revolusi Industri 4.0 seperti ini, terdapat tantangan yang cepat berubah sewaktu-waktu,” terangnya.

Dia juga memberikan arahan bahwa generasi milenial sekarang harus berani menghabiskan stok gagal berwirausaha di masa muda untuk kelak bisa meraih sukses berwirausaha di masa depan.

“Caranya, menciptakan wirausaha yang kreatif sehingga kita tidak tergerus oleh arus revolusi industri,” ungkapnya.

Sementara itu, Arofah menyampaikan bahwa sebagai entrepreneur muda, mereka harus bisa bermain pasar dengan cara digital marketing.

“Karena sudah zamannya teknologi industri 4.0 yang mau apa-apa semuanya serba-online dan praktis,” tuturnya.
(Nurulita Ipmawati/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here