Zaman Now, Muballigh Muda Muhammadiyah Wajib Melek IT

0
125
Melek IT: Ferry Yudi( berdiri) memaparkan betapa pentingnya memaksimalkan media sosial sebagai sarana dakwah.(Foto:Habibie)

KLIKMU.CO-Muballigh di era cyber itu menghadapi rintangan dan tantangan yang super power baik dari dalam dirinya maupun dari lingkungannnya, Muballigh ini dihadapkan pada kehidupan Ummat yang lebih peka kepada HP, lebih peka pada dunia maya, lebih mudah diprovokasi, lebih senang kepada yang serba instan dan apabila menghadapi masalah curhatnya di medsos.

Demikian disampaikan Owner dan Founder MUST-B Training Kota Surabaya Fery Yudi Antonis Saputra, S.H.I.,M.Pd.I.,C.TMI., dalam kegiatan pelatihan Muballigh Muda Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya di Hotel New Start Jl Raya Trawas Dusun Slepi Desa Ketapan Rame Trawas Mojokerto. Sabtu-Ahad (28-29/4).

Ferry Yudi menjelaskan, Muballigh zaman now tidak akan lepas dari yang namanya internet, sekarang ini pengguna internet sangat merajai dunia. Asia merupakan pengguna internet terbesar dibandingkan dengan benua lainnya. “Asia berada diperingkat pertama diangka 578.5, kedua adalah negara eropa berada diangka 384.6, ketiga ditempati oleh Amerika Utara dengan angka 248.2, sedangkan yang terendah ditempati Australia yang berada diangka 20.7.” paparnya.

“Bagaimana dengan Indonesia,? tanya Fery. “Data pengguna medsos di Indonesia,” lanjut fery. Jawa Bali berkisaran berada diangka 52.0 juta, Sumatra 18.6 juta, Sulawesi diangka 7.3 juta, Nusa Tenggara dan Maluku berada diangka 5.9 juta, dan terahir Kalimantan 4.2 juta. sedangkan pengguna facebook masih menempati rangking pertama dengan 54% atau sekitar 71.6 juta orang, selanjutnya Instagram berada diurutan kedua diangka 15% sama dengan 19.9 juta, dan ketiga ditempati youtube diangka 11% sama dengan 14.5 juta orang. untuk konten komersial ditempati oleh online shop yang berada diangka 62% atau 82.2 juta orang.” tambahnya.

Maka kemudian, kata Ketua Majelis Pelayanan Sosial Surabaya itu, Muballigh Muda Muhammadiyah wajib memiliki kemampuan dan penguasaan tekhnologi (IT). “Saya perhatikan tidak banyak Muballigh Muda yang memanfaatkan IT dalam berdakwah, bukan tidak ada ya, tapi sangat sedikit. maka apa yang dilakukan oleh Yusuf Mansur, Abdullah Gymnastiyar, Felix Siauw itu sudah benar, kita wajib mencontohnya. mari kita bangun, berhentilah untuk diam dan melamun saja.” ucapnya dengan berkaca-kaca.

Ustadz Fery, biasa dia dipangil, Muballigh Muda wajib menjadikan dirinya sebagai agen perubahan diduniabini, untuk melakukan percepatan di segala lini dan multi sektor, karena dirinya mampu melihat persaingan global diranah lokal, karena persaingan antar negara semakin keras dan adanya percepatan teknologi yang semakin canggih.

“Maka Muballigh Muda, kata dia, harus memiliki keterampilan berpikir, keterampilan berkarya, keterampilan menggunakan alat atau sumber daya manusia dalam bakerja dan memiliki keterampilan untuk membangun sebuah jaringan, bisa mengubah mind set dalam berdakwah, memliki manajemen diri dan Up grade kapasitas, terus menerus melakukan perluasan jaringan dan perluasan peran.” tambahnya.

Diakhir tausiyahnya, dia menyitir firman Allah dalam Alquran surat yunus ayat 49, “Apabila datang ajal mereka, mereka tidak dapat mengundurkannya sesaatpun atau mendahulukannya,” “oleh karena itu, Muballigh Muda Muhammadiyah harus memutuskan “hidup mulia atau mati syahid “! kalau hidup, maka itu keputusan cerdas dan tepat. Karena keputusan yang anda ambil hari ini adalah penentu kehidupan anda di masa yang akan datang.” tukas dia dengan penuh semangat. (Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here