Aisyiyah Peduli Perempuan Single Parent Terdampak Covid-19

0
129
Ketua MKS PWA Budiyati MPd memberian motivasi dan penguatan psikososial pada perempuan terdampak Covid-19. (Yuda/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Jawa Timur menggandeng Yayasan Seribu Senyum Surabaya, Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Kabupaten Nganjuk, dan Lazismu untuk memberikan layanan konseling dan bantuan paket sembako kepada perempuan terdampak Covid-19, Sabtu (9/10/2021). Layanan konseling dan bantuan paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian PW Aisyiyah dan PD Aisyiyah Kabupaten Nganjuk untuk perempuan kondisi single parent yang suaminya meninggal karena Covid-19.

Wakil Ketua PW Aisyiyah Jatim Dra Nur Haidah menjelaskan, pemberian bantuan ini merupakan kegiatan Aisyiyah Peduli terdampak Covid-19 yang sebelumnya sudah dilakukan Aisyiyah berupa kegiatan “cantelan”, penyediaan kebutuhan sehari-hari warga yang isoman, pemberian paket sembako pada lanjut usia, beasiswa, serta layanan trauma healing pada anak-anak yang ditinggal orang tuanya wafat akibat Covid-19.

“Di masa pandemi yang berkepanjangan sampai saat ini, perempuan juga sangat terdampak, utamanya yang ditinggal suami karena Covid-19. Dari Nganjuk, di antara 364 orang dari data yang sudah masuk di wilayah, baru 60 perempuan yang terbantu. Sedangkan hasil konseling awal hari ini mereka rata-rata mengalami stres, sakit kepala, cemas, sedih, gelisah, gangguan pencernaan, sulit tidur, sering menangis, dan ada yang mengalami putus asa harus menanggung atau menghidupi anak dan mertuanya,” papar Nur Haidah.

Di tempat yang sama, Anik Sumiati ketika diwawancarai mengungkapkan bahwa dirinya berusia 47 tahun, ibu rumah tangga setelah suami meninggal kena Covid kemarin. “Saya harus menghidupi dua anak saya sendirian yang sekarang umur 14 dan 8 tahun kesulitan untuk biaya sekolah dan ngasih makan sehari-hari dan saya tidak ada kerjaan,” curhatnya.

Sementara itu, Umi Nisa’I, ketua PD Aisyiyah Nganjuk, menyebut bahwa kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan oleh perempuan terdampak Covid-19. Selain pemberian sembako, juga ada konseling dan asesmen lanjutan yang hasilnya untuk merencanakan program jangka panjang di Aisyiyah Kabupaten Nganjuk. Khususnya untuk perempuan single parent yang suami meninggal akibat Covid-19.

“Ke depan kami berharap Gerakan Aisyiyah Peduli ini dapat terus berjalan dengan lebih baik lagi, dengan banyak pihak yang terlibat untuk bekerja sama. Sehingga tidak hanya 60 perempuan single parent yang dibantu hari ini, tapi bisa lebih banyak lagi,” terang Umi. (Yuda/AS)

Ketua MKS PWA Budiyati MPd memberian motivasi dan penguatan psikososial pada perempuan terdampak Covid-19. (Yuda/Klikmu.co)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here