Antisipasi Varian Baru (Lagi), PAN Minta Pintu Masuk Indonesia Diperketat

0
46
Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay. (Dok PAN)

KLIKMU.CO – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay, menanyakan kepada Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tentang pelaksanaan strategi penanganan pandemi Covid-19 varian baru yang terbagi menjadi 4 upaya. Yaitu deteksi, terapeutik, vaksinasi, dan perubahan perilaku.

Dia ingin memastikan langkah deteksi dari peningkatan tes epidemiologi ini pelaksanaannya seperti apa dan data yang didapat seperti apa.

“Apakah testing dilakukan secara teratur atau Kemenkes berharap testing datang dari masyarakat yang ingin berpergian keluar kota atau negeri (misalnya). Ini hal yang penting,” ungkap Saleh di laman resmi PAN, Senin (13/9/2021).

Sementara terkait dengan terapeutik, Saleh menyampaikan ada pengetatan syarat masuk RS bagi pasien Covid-19. Salah satu syaratnya adalah hanya pasien dengan saturasi kurang dari 95 persen yang bisa dirawat di RS.

“Apakah saturasi satu-satunya indikasi agar seseorang dapat dirawat di RS. Ini penting karena ada keterkaitan dengan ketersediaan tempat tidur, pelayanan kesehatan dari tenaga medis, serta pemanfaatan isolasi terpusat,” jelasnya.

Terkait adanya varian baru Covid-19 (varian Mu) serta data yang dipaparkan pemerintah tentang presentasi hasil tes positif dari WNI atau WNA yang masuk Indonesia, Bang Saleh -sapaannya- meminta agar pemerintah meningkatkan deteksi di pintu masuk seluruh wilayah NKRI.

“Ada varian baru. Kemarin saat varian delta masuk, kita hampir luar biasa kerepotan. Saat ini ada varian baru yang tidak kalah agresifnya. Pengetatan perlu dilakukan di bandar udara, pelabuhan, hingga perbatasan darat untuk mengantisipasi ini. Jngan sampai sudah menyebar karena varian Delta,” tandasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here