Anwar Abbas Desak Pemerintah Serius Hentikan Peredaran dan Perdagangan Narkoba

0
18
Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas berdialog dengan warga binaan lapas. (Tsani Itsna Arianti/KLIKMU.CO)

Jakarta, KLIKMU.CO – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang UMKM, Pemberdayaan Masyarakat, dan Lingkungan Hidup Buya Anwar Abbas memberikan perhatian besar terhadap kasus peredaran narkoba di tengah masyarakat.

Saat menghadiri Puncak Milad Ke-95 Nasyiatul Aisyiyah di Lapas Kelas II Pondok Bambu Jakarta, Anwar Abbas berkesempatan berdialog dengan sejumlah perempuan warga binaan. Salah satunya Mawar (nama samaran). Warga binaan termuda berusia 19 tahun itu mengaku terjerat kasus narkoba di lingkungan sekolahnya.

Selain Mawar, ada Melati (41 tahun) yang sebelumnya menjadi pengedar narkoba. Ia melakukan aktivitas terlarang itu demi menafkahi keluarganya.

Anwar Abbas yang juga merupakan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini geram atas fenomena tersebut serta menyoroti tingkah laku oknum aparat kepolisian yang acap kali turut terlibat dalam rantai peredaran narkoba.

“Saya geram. Tapi, saya tidak marah dengan mereka (warga binaan). Justru di sini pemerintah seharusnya bisa tegas menghambat peredaran dan perdagangan narkoba karena dampaknya ini akan panjang,” ucap Anwar Abbas di Lapas Kelas II Pondok Bambu Jakarta, Jumat (21/7).

Anwar Abbas pun mengajak seluruh warga binaan lapas untuk selalu mendekatkan diri dan terus menimba ilmu, terutama ajaran agama selama berada di lapas. Apalagi ia melihat fasilitas rumah ibadah di lapas sangat memadai.

“Saya harap ibu-ibu warga binaan di sini tidak mengabaikan ajaran agama, terlepas agamanya Islam, Kristen, Katolik, dan lainnya. Sebab dengan seni, hidup lebih indah. Dengan ilmu, hidup lebih mudah. Dengan agama, hidup lebih terarah,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Anwar pun mengapresiasi kegiatan Nasyiatul Aisyiyah yang dilaksanakan di Lapas Perempuan. Seperti diketahui, kegiatan bakti sosial Pasmina Plus ini meliputi agenda pemeriksaan kesehatan gigi dan pemeriksaan kesehatan umum oleh Tim RS Islam Jakarta Pondok Kopi.

Selain itu, ada sesi coaching kesehatan mental yang dimentori oleh Psikolog Pihasnawati.

Sebagai informasi, kegiatan puncak milad yang bertajuk “Perempuan Tangguh Mencerahkan Indonesia” ini dihadiri Bendahara PP Aisyiyah Rita Pranawati, Ketua Lapas Perempuan Kelas II A Pondok Bambu Ade Agustina, Tim RSIJ Pondok Kopi, Tim Lazis Muhammadiyah, serta puluhan perempuan warga binaan Lapas Kelas II Jakarta. (Tsani Itsna Arianti/AS)

Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas berdialog dengan warga binaan lapas. (Tsani Itsna Arianti/KLIKMU.CO)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini