Berkat Lato-Lato, Sekolah Akhlaq Kembali Juarai Fahmil Qur’an Tingkat Kota Surabaya

0
160

Surabaya, KLIKMU CO – Komunitas Islami Sekolah Akhlaq kembali mendulang prestasi pada cabang lomba Musabaqah Fahmil Qur’an. Sabtu (21/01/23) tiga peserta didik hebat dari jenjang kelas yang berbeda mampu membawa pulang piala Juara II dengan mengalahkan 18 tim lawan lainnya.

Prestasi ini bukan yang pertama didapatkan oleh tim yang beranggotakan Ulil, Rifqi, dan Azmi. Beberapa kali mereka mampu membuktikan kualitas hasil dari kelas komunitas yang ada di sekolah akhlaq dengan mengumpulkan piala serta sertifikat juara. Selain karena memang mereka menyenangi bidang keagamaan tentu ada hal lain yang dilakukan untuk mencapai keberhasilan tersebut.

Ternyata, Ustad Rifqi Abdullah selaku pembina dari komunitas islami selalu menerapkan rumus Lato-Lato kepada anak didiknya. Eits, lato lato yang dimaksud bukan permainan tradisional yang sedang naik daun saat ini. Lato-Lato (Latihan Tawakal Optimis – Lawan Tawakal Optimis) menjadi bagian terpenting yang selalu didoktrinkan setiap harinya.

“Setiap akan lomba saya selalu menekankan kepada anak-anak untuk tetap menjadi diri sendiri, percaya dengan kemampuan diri dan yang paling penting terus latihan, lawan siapapun itu kompetitornya, tawakal kepada Allah dan optimis pasti bisa juara,” ujar ustad pengampuh mapel PAI saat ditemui selepas penyerahan piala.

Sama halnya dengan permainan viral yang tidak mudah dimainkan, butuh komitmen kuat untuk bisa menerapkan rumus lato-lato ini.

Seperti yang disampaikan oleh Ulil Aidyn, salah satu anggota tim dalam lomba cerdas cermat islam SMA Bina Bangsa Cup IV Surabaya. Persiapan yang dilakukan sebelum berkompetisi tentu sedikit banyak dibutuhkan usaha. Latihan soal-soal setiap hari setelah jam pembelajaran selama satu pekan, rasa lelah jenuh dan suntuk yang harus diperangi, belum lagi kepikiran bagaimana nanti lawannya.

Namun itu semua akhirnya bisa dilakukan dengan baik karena tim yang supportif. Bekerja sama melewati setiap babak mulai dari penyisihan, semi final hingga final tak lupa untuk terus melawan dan meyakinkan diri bahwa kemenangan akan bisa didapatkan.

“Senang akhirnya perjuangan selama ini terbayar dengan sangat baik. Kami berusaha mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya, namun tetap berhati-hati dalam menjawab pada soal rebutan karena ada pengurangan nilai. Dan Alhamdulillah bisa mendapatkan juara II,” tutur peserta didik dari kelas VIII-A itu.

“Semoga saya dan tim lebih semangat lagi untuk belajar latihan soal-soal sehingga next event fahmil qur’an bisa memberikan yang lebih baik lagi dari yang sekarang,” pungkas Ulil dengan penuh optimis. (Risalatin N.)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini