Cerita MDMC dan LLHPB Aisyiyah Gerak Cepat Respons Gempa Bumi di Cianjur

0
36
Koordinator Bidang Lingkungan Hidup LLHPB PP Aisyiyah Hening Parlan (tiga dari kiri) langsung gerak cepat merespons bencna gempa bumi di Cianjur. (Iwan Abdul Gani/KLIKMU.CO)

Surabaya, KLIKMU.CO – Usai dari Muktamar Ke-48 Muhammadiyah-Aisyiyah, peserta maupun penggembira kembali ke rumah masing-masing. Belum sempat istirahat terdengar berita gempa bumi dengan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat.

Demikian disampaikan Hening Parlan, Direktur Eco Bhineka Muhammadiyah serta Koordinator Bidang Lingkungan Hidup LLHPB PP Aisyiyah. Aktivis lingkungan hidup yang namanya masuk daftar calon anggota PP Aisyiyah pada Muktamar Ke-48 itu menuturkan, saat pertama mendengar kabar terkait gempa, dirinya masih berada dalam kereta dari Solo menuju Jakarta.

Sementara itu, di grup WhatsApp MDMC maupun LLHPB, koordinasi mulai dilakukan. “Dalam urusan bencana, kami menggunakan Omor (One Muhammadiyah, One Respons). Semua lembaga, majelis, dan ortom wajib koordinasi dengan MDMC,” tuturnya.

Ia menjelaskan, tiap lembaga atau majelis memiliki peran masing-masing. Hal ini dilakukan untuk mempermudah dalam penanganan korban bencana.

“Kami di LLHPB fokus di ibu, anak, senior people, dan kelompok rentan. Selasa pagi kami ketemu di Menteng, lalu membahas apa yang akan dibawa ke Cianjur. Usai short meeting , Bu Nana, Bu Was, dan Bu Irma ke Tanah Abang,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Selasa (22/11/2022) pukul 16.30 dirinya dan rombongan berangkat dari Cianjur. Hujan lebat, macet, dan lelah tidak mengulangi mereka menuju lokasi, yaitu Aisyiyah Islamic Centre  Cianjur.

Pagi hari tim ini melanjutkan perjalanan menuju Posko MDMC, kemudian lanjut ke lokasi penyintas di Cieundeur dan Mekarwangi.

“Di masing-masing ada beberapa titik yang tinggal di tenda-tenda. Bayi, balita, orang sakit, dan ibu hamil ada di antara mereka. Kebutuhan makanan, tenda, pakaian bayi, daster, kaus, sarung, selimut, pakaian dalam dan nantinya untuk kebutuhan rehab rekon,” ujarnya kepada KLIKMU.CO.

Dia menuturkan bahwa bencana selalu memberi peringatan buat semua untuk menjaga martabat penyintas, membuat mereka terus bertahan hidup dan melanjutkan kehidupan sekaligus catatan mencintai ibu bumi dan melakukan mitigasi.

“Aisyiyah  akan bersama mereka. Ibu-ibu bergerak dan bersolidaritas. Jangan tanya dari mana datang energi dan resources-nya. Ada sejuta jalan dan semesta yang kami yakini mendukung kami,” pungkasnya.

Sementara itu, di grup WhatsApp LLHPB Aisyiyah Indonesia, koordinasi juga digencarkan. Rahmwati Husain, wakil ketua LLHPB dan juga MDMC, terus memantau dan memberi arahan kepada ibu-ibu relawan yang ada di grup itu.

“Bu Widya, tolong diestimasikan kebutuhan untuk perempuan dan anak. LLHPB fokus di sana saja. Kalau ada tim bisa bantu di dapur umum,” tulis Mbak Ama, sapaan Akrab Rahmawati Husain. (Iwan Abdul Gani/AS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini