Cermin Diri #200: Vaksin Covid Tak Sakit

0
115
Foto diambil dari dokumen pribadi

KLIKMU.CO

Oleh: Mushlihin*

Kami sudah divaksin ke-1 dan tidak sakit saat disuntik. Tepatnya Jumat tanggal 210520021 pukul 09.30. Nama vaksin Astra Zaneca. Nomor Batch CTMAV545. Lokasinya di Puskesmas dan SMPN 1 Karanggeneng Lamongan.

Padahal semalaman kami sudah cemas. Kami melakukan cek tekanan darah. Kebetulan kami memiliki automatic blood pressure monitor. Kami juga menanya kepada kakak ipar. Ia merupakan tim vaksinasi di kecamatan Sekaran. Kami dimohon tenang. Pas hendak berangkat kami diajak menyarap sekaligus diingatkan agar membawa KTP.

Nasihat kakak sungguh tepat. Langkah pertama vaksinasi adalah menyerahkan KTP. Kemudian kami diberi kartu vaksinasi covid 19. Isinya nomor tiket, nama lengkap, NIK, tanggal lahir, alamat, nomor hp dan lokasi vaksin.

Berikutnya fisik kami diperiksa. Hasilnya suhu 36°C dan tensi darah 120 mmHg. Kami tidak kontak erat dan tidak bergejala. Kami tidak terkonfirmasi. Kami tidak alergi berat karena vaksin covid. Kami tidak menjalani pengobatan jantung, cuci darah, liver atau kanker. Kami juga tidak epilepsi, menderita HIV atau PPOK akut. Sungguh nikmat yang tiada tara. Plus usia kami kurang dari 60 tahun.

Selanjutnya kami disuntik. Rasanya kayak digigit semut. Letaknya dibahu kiri. Fotografer relawan menjepret kami. Khususnya yang memiliki ekspresi menegangkan nan lucu. Kami saling menguatkan. Sesekali kami bercanda dengan sedikit jail untuk menggoda peserta vaksin.

dr. Andrey memastikan kami mendapatkan 2 dosis vaksin untuk memperoleh kekebalan maksimal. Jika ada keluhan, kami dianjurkan menghubungi Puskesmas. Alternatifnya vaksin ditunda, vaksinasi di rumah sakit, atau vaksinasi dengan dokter ahli. Selain itu apabila terdapat gejala pasca dilakukan vaksinasi dapat menghubungi drg. Poeji Hariyani. Oleh karena itu agar tidak terjadi apa-apa, peserta diminta istirahat selama 30 menit dan minum sebutir pil parasetamol. Obat ini benar-benar cespleng.

Sedangkan kepala sekolah, bapak Kastur SH, S.Pd. M.Pd mengharap seluruh guru dan karyawan kooperatif. Vaksin merupakan salah satu persyaratan mengajar. Vaksin ini halal, aman dan berkualitas. Vaksin melindungi masyarakat, kesehatan pulih dan pendidikan bangkit.

Setelah vaksin, bapak ibu guru mengisi daftar hadir. Kami diajak foto satu-persatu sebagai kenang-kenangan. Lagian kami dibekali sebungkus nasi pecel dan segelas air mineral.

Luar biasanya kami tidak membayar sepeser buta pun uang rupiah. Seluruhnya didanai kementerian kesehatan Republik Indonesia. Mereka didukung BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan dan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat).

*PRM Takerharjo Solokuro Lamongan

Berita sebelumyaNgaji Dino Iki #916: Sang Penentu Nasib
Berita berikutnyaMembela Kehormatan Ustadz Adi Hidayat (UAH)
Ferry Yudi AS. Asli arek Suroboyo, gemar berpetualang dan mencari hal hal yang baru dan penuh tantangan. Pria yang suka makan sate dan gule ini selain menjadi Wapemred KLIKMU CO- juga sebagai Ketua Majelis pelayanan sosial Muhammadiyah Surabaya, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Ketua Ranting Muhammadiyah Jajartunggal, Wakil Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung, Direktur KLIK JODOH MU dan juga Founder sekaligus Owner dari MUST B TRAINING

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here